Bahaya Promosi Pakai Fenomena Negatif Kayak Bjorka, Pakar: Merusak Identitas Brand

ADVERTISEMENT

Bahaya Promosi Pakai Fenomena Negatif Kayak Bjorka, Pakar: Merusak Identitas Brand

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 21 Sep 2022 13:42 WIB
Akun Twitter Hacker Bjorka
Foto: Fitraya Ramadhanny/detikcom
Jakarta -

Toko online ramai menjual produknya dengan nama promosi hacker Bjorka. Rata-rata nama itu dipakai untuk membuat konten yang akhirnya adalah hanya sebuah promosi produk mereka.

Menurut Pakar Marketing dan Managing Partner Inventure, Yuswohady, strategi promosi dengan menggunakan nama hal yang sedang viral, ada bahayanya. Seperti saat ini produk mempromosikan brandnya dengan nama hacker Bjorka.

Di mana yang kita ketahui, hacker Bjorka ini yang viral karena telah membobol data pemerintah. Yuswohady mengatakan, dengan begitu image yang dibangun sesuatu yang negatif. Jika membangun brand dengan sesuatu yang negatif, akhirnya bisa merusak citra brand itu sendiri.

"Memang itu pertama awareness orang jadi tahu, selanjutnya orang tahunya apa? Kaya Tolak Angin itu ya orang ingatnya Orang Pintar Minum Tolak Angin, tetapi kalau pakai Bjorka apa? Nah boleh menggunakan yang viral, tetapi kalau ikut isu sana, ikut isu sini untuk membangun nanti merusak brand atau identitas jadi kacau," katanya kepada detikcom, Rabu (21/9/2022).

"Pada intinya memangun brand itu harus konsisten," lanjutnya.

Yuswohady mengatakan, lebih baik jika ingin mempromosikan dengan mengikuti isu yang sedang ramai, pilihlah isu yang positif. Jangan sampai citra yang sudah dibangun menjadi tidak bagus karena mengikuti isu yang ramai tetapi negatif.

Kedua, utamakan value proposition untuk brand. Jangan sampai tidak sejalan dengan nilai-nilai yang ingin dijual oleh brand.

"Karena apakah viral itu ada terkait dengan value proposition kita yang kita tawarkan itu nyambung nggak dengan apa yang viral. Kalau tidak lebih baik jangan," tutupnya.

Simak Video: Bjorka Murka Banyak Akun di Media Sosial yang Meniru Dirinya

[Gambas:Video 20detik]



(ada/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT