Honda Mobil Dukung Penurunan Bunga Kredit Leasing
Kamis, 06 Jul 2006 16:04 WIB
Jakarta -
PT Honda Prospect Motor (HPM) selaku agen tunggal pemegang merk (ATPM) mobil Honda di Indonesia mendukung langkah sejumlah perusahaan pembiayaan (leasing) yang menurunkan suku bunga kredit otomotif dibawah 10 persen.Langkah tersebut, dinilai cukup baik untuk mendukung pulihnya pasar otomotif yang kini lesu.Leasing dan produsen dinilai harus berani berkorban untuk menarik minat masyarakat terhadap otomotif, seperti pemberian diskon atau penurunan bunga kredit.Demikian diungkapkan oleh Jonfis Fandi, Sales & Marekting General Manager PT HPM, disela acara peluncuran varian baru New Honda Accord di Rumah Maroko, Jalan Tasikmalaya, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/7/2006).Jonfis menilai, penurunan suku bunga kredit oleh leasing sangat wajar, karena pendapatan leasing dikontribusi signifikan oleh industri otomotif."Kalau industri otomotif turun revenue mereka juga turun," katanya.Honda, ungkap Jonfis, lebih mengutamakan penjualan unitnya meningkat meski ada penurunan pendapatan per unit. Penurunan pendapatan ini karena ada pemberian nilai tambah berupa fitur-fitur baru pada produk Honda. Tahun ini Honda menargetkan bisa mempertahankan pangsa pasarnya di kisaran 10 persen.New Honda AccordHPM juga mengumumkan peluncurkan varian baru New Honda Accord pada hari ini. Sekilas tidak ada perubahan yang signifikan pada eksterior bagian depan New Honda Accord.Perbedaan mencolok baru terlihat pada bagian belakang eksterior mobil yang kini terlihat lebih lebar dan dilengkapi lampu yang lebih terang tapi tidak menyilaukan. Selain itu juga terdapat lampu stop diatas bagasi."Untuk desain bagian belakang ini New Honda Accord mirip dengan Honda Accura," ujar Jonfis.New Honda Accord dilepas ke pasaran dengan harga on the road Rp 337-398 juta. Penjualan Honda Accord 2006 ditargetkan mencapai 1.000 unit, sementara sampai saat ini sudah 416 unit.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































