8 Konglomerat RI yang Kaya Raya Berkat Bisnis Kelapa Sawit

ADVERTISEMENT

8 Konglomerat RI yang Kaya Raya Berkat Bisnis Kelapa Sawit

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 24 Sep 2022 22:00 WIB
Pekerja membongkar muat Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit ke atas truk di Mamuju Tengah , Sulawesi Barat, Rabu (11/08/2021). Harga TBS kelapa sawit tingkat petani sejak sebulan terakhir mengalami kenaikan harga dari Rp1.970 per kilogram naik menjadi Rp2.180  per kilogram disebabkan meningkatnya permintaan pasar sementara ketersediaan TBS kelapa sawit berkurang. ANTARA FOTO/ Akbar Tado/wsj.
Industri Sawit yang Bikin 8 Konglomerat Ini Kaya Raya/Foto: ANTARA FOTO/AKBAR TADO
Jakarta -

Indonesia merupakan negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Sebagai yang terbesar, hal itu tidak lepas dari kepemilikan sejumlah pengusaha yang kaya raya berkat bisnis tersebut.

Menjadi penghasil kelapa sawit terbesar, Indonesia pernah mengalami masalah kelangkaan akan hasil dari kelapa sawit yakni minyak goreng. Beberapa bulan masalah itu sempat membuat masyarakat resah dan pemerintah selalu putar orang menyelesaikan.

Saat ini, pasokan dari minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) diketahui sudah melimpah. Stok minyak goreng juga sudah banyak di mana-mana.

Penasaran siapa saja konglomerat yang kaya raya berkat bisnis sawit? Ini daftarnya.

1. Keluarga Wijaya

Keluarga Widjaja adalah pemilik Sinar Mas Group yang dibangun oleh mendiang Eka Tjipta Widjaja. Sinar Mas Group memiliki banyak segmen bisnis, terutama juga besar mengembangkan bisnis kelapa sawit.

Hasil pengolahan kelapa sawit yang dijual oleh perusahaan milik keluarga ini adalah minyak goreng terkenal merek Filma, Mitra, Kunci Mas, dan Palmvita.

2. Keluarga Salim

Grup salim didirikan oleh mendiang Sudono Salim alias Liem Sioe Liong. Anthony Salim merupakan anak dari Sudono beserta menantunya Franciscus Welirang kini meneruskan seluruh usaha Grup Salim.

Sumber kekayaan Grup Salim juga didapatkan dari minyak goreng serta beberapa bisnis kelapa sawit yang dijalankan melalui anak usaha PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP). Produk minyak goreng terkenal dari Grup Salim adalah merek Happy, Bimoli, dan Delima.

3. Bachtiar Karim

Keluarga Bachtiar Karim adalah pemilik Musim Mas Group yang merupakan salah satu perusahaan minyak sawit global terkemuka. Perusahaan itu berkantor pusat di Singapura yang beroperasional di 13 negara.

Keluarga Konglomerat Karim membuka perusahaan kilang minyak sawit pertama di Indonesia, pada tahun 1970. Produk minyak goreng yang paling terkenal di pasaran dari perusahaan Musim Mas Group adalah merek Sunco, Margareta, Surya Gold, dan Rajni Gold.

4. Martua Sitorus

Martua Sitorus adalah konglomerat yang mendirikan grup Wilmar dengan Kuok Khoon Hong. Martua dan saudaranya mendirikan KPN Corporation yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, pengembangan properti dan manufaktur semen.

Martua Sitorus menempati posisi ke-14 dalam daftar orang terkaya Indonesia 2021 versi Forbes, dengan total kekayaan US$ 2,9 miliar. Minyak goreng yang diproduksi oleh grup Wilmar diantaranya adalah merek Sania, Siip, Sovia, Mahkota, Ol'eis, Bukit Zaitun, Goldie, Fortune, dan Camilla.

5. Ciliandra Fangiono

Ciliandra Fangiono dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Tanah Air di usia yang muda yakni 45 tahun. Ia membangun kerajaan bisnis kelapa sawitnya yang bernama First Resources Ltd yang berbasis di Singapura.

Perusahaan tersebut berfokus pada bidang budidaya kelapa sawit, memanen tandan buah segar hingga menggilingnya menjadi minyak sawit mentah (CPO) dan kernel sawit (PK).

Saat ini, Ciliandra menduduki posisi ke-24 sebagai pengusaha terkaya di Indonesia dengan kekayaan mencapai US$1,85 miliar atau setara Rp26,50 triliun.

6. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono

Lim dan keluarganya memiliki saham mayoritas di produsen minyak sawit yang terdaftar di Singapura, Bumitama Agri. Sedangkan putranya Lim Gunawan Hariyanto, saat ini merupakan ketua dan CEO Bumitama Agri.

Adapun perkebunan kelapa sawit milik Bumitama Agri ini masih berlokasi di Indonesia.

Berkat usahanya di bidang kelapa sawit ini, Lim ditaksir memiliki harta kekayaan mencapai US$ 1 miliar. Dirinya pun saat ini menduduki posisi ke-41 sebagai orang terkaya di Indonesia.

7. Arini Subianto

Ketika taipan Indonesia Benny Subianto meninggal pada Januari 2017, putri sulungnya Arini mengambil alih kendali kerajaannya yang bernilai jutaan dolar.

Saat ini Arini Subianto menjabat sebagai presiden direktur perusahaan induk keluarga, Persada Capital Investama. Arini mengawasi investasi Persada di produk pengolahan kayu dan kelapa sawit hingga pengolah karet dan batu bara.

8. Putera Sampoerna

Dalam catatan detikcom, Sampoerna Group memiliki anak usaha yakni PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO). PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) didirikan dengan nama PT Selapan Jaya pada tanggal 7 Juni 1993. Nama Perusahaan kemudian diubah menjadi PT Sampoerna Agro Tbk pada tahun 2007.

PT Sampoerna Agro dan anak perusahaannya (bersama-sama disebut Sampoerna Agro atau Company) adalah perusahaan perkebunan yang berusaha menjadi perkebunan yang terintegrasi dan terdiversifikasi dengan kepentingan jangka panjang yang berkelanjutan.

Perseroan bergerak di bidang produksi produk kelapa sawit, benih kelapa sawit unggulan (biji DxP Sriwijaya), dan produk non kelapa sawit yang meliputi sagu (Tepung Prima) dan karet. Kelapa sawit merupakan bisnis inti Perseroan karena kontribusi pendapatan dari CPO dan inti sawit mencapai lebih dari 94% dari pendapatan konsolidasi pada tahun 2021.

Itulah 8 konglomerat Indonesia yang kaya raya berkat bisnis sawit.

(ada/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT