20 Kontainer Minyak Goreng BUMN Pangan DIkirim ke Morotai Via Tol Laut

ADVERTISEMENT

20 Kontainer Minyak Goreng BUMN Pangan DIkirim ke Morotai Via Tol Laut

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 25 Sep 2022 20:31 WIB
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) mengangkut muatan perdana dari Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat, Rabu (14/9). KM Logistik Nusantara 4 milik Pelni itu mengangkut muatan semen dari Patimban untuk diturunkan di Kijang, Kepulauan Riau.
Foto: dok. Pelni
Jakarta -

Dua BUMN bekerja sama mendistribusikan minyak goreng murah dari Surabaya ke Morotai, Maluku Utara. Sebanyak 20 kontainer minyak goreng produksi Holding BUMN Pangan ID Food diangkut menggunakan KM Logistik Nusantara 5 milik PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI pada Sabtu (24/9).

Pengiriman muatan disaksikan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetio Adi dan Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT PELNI Yossianis Marciano.

Yossianis Marciano merinci, pada pelayaran kali ini, KM Lognus 5 mengangkut 211 TEUS dry container dan 9 reefer container. Dari jumlah tersebut, 36 kontainer merupakan muatan minyak goreng, dengan 20 kontainer diantaranya adalah minyak goreng dari Holding Pangan ID FOOD.

"Untuk 36 kontainer, totalnya 674.400 liter, dengan 392.140 liter diantaranya milik ID FOOD," terang Yossianis.

KM Lognus 5 sendiri merupakan satu dari enam armada Tol Laut milik PT PELNI dengan daya angkut 225 TEUS kontainer kering dan 10 TEUS kontainer reefer. Dari total 10 trayek penugasan Tol Laut dari Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI, KM Lognus 5 sendiri mengisi rute T-10 dengan jalur Tg. Perak - Tidore - Morotai - Galela - Buli - Maba - Weda - Tg. Perak.

Per 22 September kemarin, KM Lognus 5 menunjukan kinerja terbaik sepanjang 2022 dengan total mengangkut 1.523 TEUS muatan berangkat dan 765 TEUS muatan balik dengan capaian load factor 132 persen. Muatan bahan pokok yang paling banyak diangkut antara lain beras, minyak goreng, telur dan air mineral.

"Trayek T-10 merupakan trayek paling ramai. Kami terus mengharapkan bantuan pemerintah daerah untuk mempromosikan kehadiran kapal Tol Laut kepada pelaku usaha di wilayah masing-masing. Harga angkutan dengan kapal Tol Laut disubsidi oleh Pemerintah sehingga dapat menurunkan ongkos logistik ke wilayah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP)," tambah Yossianis.

PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak pada bidang transportasi laut saat ini mengoperasikan 26 Kapal Penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas.

Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 44 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP) di mana Kapal Perintis menyinggahi 281 pelabuhan dengan total 3.695 ruas. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 10 trayek Tol Laut serta satu trayek khusus untuk angkutan ternak



Simak Video "Halo Pak Mendag! Ombudsman Ungkap HET Minyak Goreng Tak Tercapai"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT