Kondisi Ekonomi Lagi Nggak Oke, Gimana Biar Investasi Nggak Boncos?

ADVERTISEMENT

Kondisi Ekonomi Lagi Nggak Oke, Gimana Biar Investasi Nggak Boncos?

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Minggu, 25 Sep 2022 20:43 WIB
DNA Pro adalah penipuan investasi yang sedang ramai dibicarakan masyarakat. Sebenarnya, apa itu DNA Pro? Bagaimana cara kerjanya? Berikut informasinya.
Foto: Berbagi Tips Investasi (Istimewa/Astronachi)
Jakarta -

Kondisi ekonomi baik dalam dan luar negeri yang tidak menentu saat ini, memicu banyaknya kekhawatiran dan keraguan di benak investor, trader maupun pebisnis di Indonesia.

Astronacci International melihat kebutuhan ini dan terpanggil untuk menjawab dengan mengadakan forum trader dan investor terbesar dan satu-satunya di Indonesia: World Economic Forum Investment & Strategy (WEFIS) 2023 yang diselenggarakan pada 24 September 2022 di Hotel Grand Paragon, Jakarta Barat pukul 13.00 WIB.

Dalam kata sambutannya Gema Goeyardi, CEO & Founder of Astronacci International Group mengatakan bahwa event ini merupakan langkah yang wajib dilakukan oleh Astronacci selaku protektor dari trader Indonesia.

Diharapkan setiap peserta bisa mendapatkan gambaran yang jelas dan terperinci mengenai kondisi ekonomi saat ini, mampu mengidentifikasi peluang yang bisa ditemukan didalamnya, dan bagaimana strategi mengembangkan aset yang terbaik serta make money di 2023.

Acara ini dihadiri oleh para ahli di bidang pasar keuangan dari dalam dan luar negeri, serta tokoh
penting lainnya.

Seperti, Kepala Staff Kepresidenan RIJenderal TNI (Purn) Moeldoko, memberikan sambutan serta arah perekonomian dalam negeri di masa depan.

Hadir pula Presiden dari International Federation of Technical Analysts, Wieland Artl, CFTe., yang membagikan teknik Analisa yang dapat digunakan dalam semua kondisi market.

Gema Goeyardi juga membagikan outlook di beberapa market, strategi investasi dan trading yang digunakan serta sudut pandang financial astrology.

Selain itu, beberapa ahli yang juga menjadi pembicara adalah Cofounder Asosiasi Analis Teknikal Indonesia M. Alfatih, Direktur Utama Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal Indonesia Haryajid Ramelan, CEO of AMTA Angelo Michel, serta Indra Wijaya Rangkuti.

Lebih dari 250 peserta yang hadir merasa puas dan lebih optimis menyambut berbagai kondisi yang diprediksi akan terjadi di 2023.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT