Biaya Hidup di Inggris Melejit, Para Pekerja Ini Gratis Naik Transportasi Umum

ADVERTISEMENT

Biaya Hidup di Inggris Melejit, Para Pekerja Ini Gratis Naik Transportasi Umum

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 26 Sep 2022 10:00 WIB
LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 07:  Passengers disembark a train at Kings Cross station on November 7, 2014 in London, England.  (Photo by Dan Kitwood/Getty Images)
Stasiun King's Cross/Foto: Dan Kitwood/Getty Images
Jakarta -

Petugas kebersihan kereta bawah tanah dan transportasi umum lainnya di London akan mendapatkan layanan transportasi gratis. Hal ini untuk menekan biaya hidup di Inggris yang semakin mahal.

Wali Kota London Sadiq Khan telah meminta Transport for London memperpanjang perjalanan gratis di transportasi umum untuk pekerja kontrak dengan bayaran terendah. Kebijakan ini juga berlaku bagi pekerja katering dan staf keamanan dan disebut akan menguntungkan sekitar 5.000 pekerja.

"Tindakan ini belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengurangi tekanan keuangan yang dihadapi oleh pekerja transportasi dengan bayaran terendah," kata Khan dikutip dari The Guardian, Senin (26/9/2022).

Khan juga telah meminta Transport for London untuk melihat apakah standar gaji pekerja berpenghasilan rendah dapat ditingkatkan. Pasalnya mereka sangat penting dalam menjaga jaringan transportasi kota agar aman dan tetap beroperasi.

"Saya sangat prihatin dengan fakta bahwa biaya hidup yang melonjak sangat memukul mereka yang berpenghasilan rendah. Itu sebabnya saya mengambil tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mendukung pekerja transportasi dengan bayaran terendah di London dengan menghapus biaya penggunaan transportasi umum," tuturnya.

Khan menyebut dirinya akan semaksimal mungkin terus membantu warga London di tengah biaya yang melonjak. Termasuk memberikan dukungan yang ditargetkan langsung kepada mereka berpenghasilan rendah untuk mencegah kesenjangan keuangan semakin melebar.

"Sehingga kami dapat terus membangun kota yang lebih baik, lebih adil, dan lebih sejahtera untuk semua orang London," tambahnya.

(aid/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT