Cerita Pilu Anak-anak Inggris yang Susah Dapat Makan dan Pilih Kunyah Karet

ADVERTISEMENT

Cerita Pilu Anak-anak Inggris yang Susah Dapat Makan dan Pilih Kunyah Karet

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Selasa, 27 Sep 2022 13:26 WIB
Masyarakat Inggris sedang berjuang untuk tetap hidup di tengah krisis biaya hidup yang membuat apa-apa serba mahal.
Inggris Dilanda Krisis/Foto: Dok. Pribadi/Dyah Adi Sriwahyuni
Jakarta -

Kondisi krisis di Inggris semakin hari semakin parah. Sekarang ini di Inggris terdapat banyak keluarga yang tidak mampu untuk membeli makanan, bahkan sebelum musim dingin.

Padahal saat musim dingin nanti, warga Inggris perlu banyak pengeluaran untuk bayar tagihan energi mereka yang semakin besar. Tentu saja hal ini dapat memaksa lebih banyak keluarga untuk memilih antara menyalakan pemanas atau membeli makanan.

Melansir dari The Guardian, dikatakan bahwa krisis di Inggris saat ini sudah dirasakan oleh anak-anak yang masih bersekolah.

Bahkan dikatakan bahwa saat ini banyak anak-anak yang mengalami kelaparan sehingga mereka memilih untuk makan karet penghapus atau bersembunyi di taman bermain karena mereka tidak mampu membeli makan siang. Hal ini sebagaimana yang disampaikan dalam laporan dari kepala sekolah di seluruh Inggris.

Di sisi lain, berdasarkan sebuah survei yang diterbitkan oleh Chefs in Schools, dikatakan jumlah anak-anak yang kelaparan di sekolah karena krisis di Inggris semakin bertambah banyak.

Sebagai contoh di salah satu sekolah di Lewisham, London tenggara, memberi tahu bahwa terdapat seorang anak yang terpaksa harus berpura-pura makan dari kotak makan yang kosong karena mereka tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan makanan sekolah gratis dan tidak ingin teman-teman mereka tahu bahwa ia tidak memiliki makanan di rumah.

"Kami mendengar tentang anak-anak yang sangat lapar sehingga mereka makan karet di sekolah. Anak-anak datang karena belum makan apa pun sejak makan siang sehari sebelumnya. Pemerintah harus melakukan sesuatu," kata kepala eksekutif Chefs in Schools Naomi Duncan.

Perlu diketahui bahwa di Inggris, semua anak sekolah berhak atas makanan sekolah gratis. Namun pemberian makanan gratis ini hanya dapat diberikan pada anak-anak yang orang tuanya berpenghasilan kurang dari 7.400 pound sterling per tahun yang memenuhi syarat, sedangkan saat ini sudah ada lebih dari 800.000 anak yang hidup dalam kemiskinan yang tidak termasuk dalam daftar penerima makanan gratis tersebut.

"Ini benar-benar memilukan bagi koki kami. Mereka secara aktif keluar dan mencari anak-anak yang bersembunyi di taman bermain karena mereka pikir mereka tidak bisa mendapatkan makanan, dan memberi mereka makan (karena krisis Inggris)," katanya.

Simak Video: Poundsterling Terjun Bebas ke Level Terlemah Dalam 37 Tahun Terakhir

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT