Dukung Kebijakan Tarif Naik, 1.660 Komunitas Driver Gojek Surati Kemenhub

ADVERTISEMENT

Dukung Kebijakan Tarif Naik, 1.660 Komunitas Driver Gojek Surati Kemenhub

Inkana Putri - detikFinance
Jumat, 30 Sep 2022 11:44 WIB
Ojol
Foto: detikcom
Jakarta -

Sebanyak 65.000 mitra driver Gojek yang tergabung dalam 1.660 komunitas dari seluruh Indonesia menyambut baik kebijakan Kementerian Perhubungan yang mengeluarkan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor 677 Tahun 2022 tentang penyesuaian tarif ojek online (ojol) di tiga zona.

Apresiasi kenaikan tarif ojol ini disampaikan para mitra lewat surat kepada Kemenhub melalui Kasubdit Angkutan Perkotaan Direktorat Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Tonny Agus Setiono, Kamis (29/9).

Beberapa komunitas yang salinan suratnya diterima detikcom di antaranya Brigade Auto Online Bandung (BAONG), Himpunan Driver Bandung Raya (HDBR) dari Bandung, Jawa Barat, Gojek Segoroland Community Surabaya dan Paguyuban Ojek Online Palembang Bari (POOPRI). Ada pula Mega Komunitas Brigade Rescue 2 Roda Mitra Driver Gojek Makassar yang berisikan 350 mitra driver Gojek aktif setiap harinya dan komunitas lainnya.

Pada prinsipnya, mereka menyatakan kenaikan tarif roda-dua dapat menjawab keresahan mereka akibat kenaikan biaya operasional dan biaya kebutuhan pokok pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Salah satunya seperti Komunitas Segoroland asal Surabaya yang menyampaikan terima kasih atas kebijakan Kemenhub untuk melakukan penyesuaian tarif ojek online di tengah kenaikan BBM. Mengingat hal itu cukup membantu komunitas Segoroland.

"Apalagi saat ini Gojek memberikan program yang peduli kepada mitranya melalui swadaya sembako, bonus harian pelayanan dan beberapa program lain yang kami rasakan besar manfaatnya karena bisa memberikan penghasilan tambahan kepada mitra," tulis perwakilan Segoroland dalam suratnya, Jumat (30/9/2022)

Komunitas lain, yakni Brigade Rescue dari Makassar pun berterima kasih dan berharap bisa terus merasakan manfaat dari komisi 20% yang selama ini telah mereka dapatkan.

"Kami sangat mengerti betapa besarnya pelayanan yang Gojek berikan kepada mitra driver Gojek Makassar melalui biaya sewa penggunaan aplikasi 20% yang berjalan sampai hari in," tulis mereka.

Para mitra menjelaskan beberapa fasilitas yang diperoleh dari Gojek di antaranya pengebangan aplikasi Sopartner Program Swadaya Mitra (bengkel pulsa, sembako, dan lainnya), jaminan pendapatan harian, voucher belanja bulanan, dan beasiswa anak mitra.

OjolDukung Kebijakan Tarif Naik, 1.660 Komunitas Driver Gojek Surati Kemenhub Foto: detikcom

"Kami berharap biaya sewa penggunaan aplikasi dapat terus menopang semua pelayanan fasilitas dan program yang sedang berjalan di mana manfaatnya begitu terasa bagi kami mitra gojek di Makassar," ungkap para mitra driver dalam surat tersebut.

Sementara itu, pihak mitra driver dari Bandung, BAONG menyampaikan suara mewakili aspirasi dari komunitasnya. "Kami selaku mitra selama ini sudah merasakan dampak dari biaya aplikasi 20% dan kami merasa terbantu dengan adanya beberapa program yang dibuat oleh pihak aplikator Gojek," tulis perwakilan BAONG.

Dalam surat tersebut, para mitra driver juga menyampaikan terkait program Gojek yang telah membantu mereka. Beberapa program di antaranya, voucher untuk customer yang membantu driver mendapatkan order, program swadaya yang membantu driver mengurangi biaya operasional sehari-hari saat bekerja, dan insentif bagi driver sebagai mitra apabila mencapai target tertentu.

"Yang tentunya insentif ini menyemangati kita sebagai mitra, adanya fasilitas medis ketika keadaan darurat seperti kecelakaan, tombol darurat, dan lainnya. Semakin berkembangnya juga aplikasi yang kami gunakan selama ini dan tentunya perkembangan tersebut sudah sangat membantu kami," tulis para mitra driver dalam surat tersebut.

Di sisi lain, tidak hanya menyampaikan apresiasi, puluhan ribu mitra Gojek ini juga menceritakan pengalaman mereka mencari nafkah sebagai pengemudi Gojek. Hal itu seperti yang dituturkan oleh anggota komunitas POOPRI dari Palembang yang telah menjadi mitra driver Gojek sejak 2015. Dia bercerita penghasilannya sebagai mitra Gojek membuat anaknya bisa berkuliah hingga meraih gelar sarjana.

Senada dengan rekannya, komunitas KKDOP bahkan menutup surat dengan kekhawatiran dan kegusarannya akan tidak dapat bekerja jika tidak ada Gojek.

"Jadi Gojek sudah sangat banyak membantu mitra sebanyak puluhan ribu di Palembang yang menggantungkan rezeki di Gojek. Kami juga sangat berharap dari pemerintah bisa mendukung kami sebagai mitra driver, semoga ke depan Gojek bisa lebih baik lagi memberikan manfaat buat mitra," tutupnya.

Lihat juga video 'Yang Bahagia dan Khawatir Saat Tarif Ojol Resmi Naik':

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT