Joe Biden Bikin Saham Perusahaan Ganja Meroket, Kok Bisa?

ADVERTISEMENT

Joe Biden Bikin Saham Perusahaan Ganja Meroket, Kok Bisa?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 07 Okt 2022 08:22 WIB
US President Joe Biden addresses the 77th session of the United Nations General Assembly at the UN headquarters in New York City on September 21, 2022. (Photo by TIMOTHY A. CLARY / AFP)
Presiden AS Joe Biden/Foto: AFP/TIMOTHY A. CLARY
Jakarta -

Saham perusahaan-perusahaan yang berhubungan dengan ganja di Amerika Serikat (AS) tiba-tiba meroket. Saham penanam dan pemasok ganja melonjak karena kebijakan Presiden Joe Biden.

Saham perusahaan pemasok ganja seperti Tilray Brands dengan kode saham TLRY.O telah melonjak 22%. Sementara itu, saham Canopy Growth Corp dengan kode saham WEED.TO meningkat lebih besar hingga 31%.

Sementara itu, perusahaannya ETFMG Alternative Harvest ETF dengan kode saham MJ.P yang memiliki kepemilikan di beberapa perusahaan ganja ikutan naik hampir 20%.

Kok bisa kebijakan Biden bikin saham-saham perusahaan ganja meroket?

Menurut laporan Reuters, dilansir Jumat (7/10/2022), Biden baru mengambil kebijakan mengejutkan soal penggunaan marijuana atau ganja. Dia baru saja mengambil tindakan eksekutif untuk memaafkan semua pelanggaran federal atas kepemilikan ganja sederhana bagi masyarakat AS.

Ini adalah langkah eksekutif pertama Biden untuk melakukan perubahan kebijakan di AS mengenai penggunaan dan kepemilikan ganja.

Biden baru-baru ini meminta pejabat federal untuk memulai proses peninjauan tentang bagaimana ganja diklasifikasikan di bawah hukum federal. Ganja saat ini berada di bawah klasifikasi yang sama dengan heroin dan LSD dan dalam klasifikasi yang lebih tinggi dari fentanil dan metamfetamin.

Saham perusahaan ganja macam Tilray, Canopy Growth Corp, dan kawan-kawannya pernah melambung pada 2018. Saat itu dukungan besar-besaran dari investor ritel muncul ketika Kanada melegalkan ganja.

Namun, reli itu telah berbalik secara dramatis setelah perusahaan di industri gagal berkembang secepat yang diharapkan investor. Tapi, dengan kebijakan terbaru Biden, tiba-tiba saham perusahaan-perusahaan tersebut kembali menggeliat.



Simak Video "Joe Biden Sebut Hubungan Elon Musk dengan Negara Lain Patut Dipantau"
[Gambas:Video 20detik]
(hal/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT