Dirut PLN: Ada Dua Skema Pendanaan Crash Program

Dirut PLN: Ada Dua Skema Pendanaan Crash Program

- detikFinance
Selasa, 11 Jul 2006 18:41 WIB
Jakarta - Plt Dirut PLN Djuanda Nugraha Ibrahim menyatakan, ada dua skema pendanaan proyek crash program pembangunan pembangkit listrik 10 ribu MW.Dua skema itu adalah dana yang mengikat dan dana tidak mengikat. Dana mengikat pelaksanaannya nanti akan melalui pemilihan langsung. Jika lewat dana tidak mengikat maka akan dilakukan tender secara terbuka lewat penawaran internasional."Dana mengikat misalnya dana dari Cina dan peralatan dari Cina," kata Djuanda di Graha Niaga, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (11/7/2006). Untuk proyek ini, lanjut Djuanda, sudah diumumkan secara terbuka untuk 10 lokasi di pulau Jawa dengan total kapasitas 7 ribu MW. Sisanya 3 ribu MW di luar Jawa belum diumumkan. "Siapa tahu ada dana mengikat sehingga bisa dilakukan pemilihan langsung lebih cepat dari tender terbuka," ujarnya.Djuanda menyatakan, pengusaha dalam negeri juga bisa mengerjakan proyek itu dengan dana mengikat. Tentunya, pengusaha dalam negeritidak akan mampu berdiri sendiri sehingga perlu dibentuk semacam kerjasama, sehingga pendanaannya tidak masalah. Ketua Kadin MS Hidayat menyarankan, agar untuk investasi yang cukup besar investor asing bisa bekerja sama dengan pengusaha lokal. "Proyek di provinsi, saya inginkan semua teman yang punya potensi daerah bisa ambil bagian," urainya. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads