Alasan Jokowi Temui Megawati: Resah Atas Goinjang-ganjing Ekonomi Global

ADVERTISEMENT

Alasan Jokowi Temui Megawati: Resah Atas Goinjang-ganjing Ekonomi Global

Kanavino Ahmad Rizqo - detikFinance
Senin, 10 Okt 2022 11:48 WIB
Jokowi dan Megawati
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Batutulis, Bogor pada Sabtu pekan lalu. Diketahui, pertemuan berlangsung selama dua jam.

Jokowi mengakui bahwa dasar pertemuan itu karena gejola perekonomian global yang sedang terjadi. Dia berharap pertemuan tersebut bisa menjaga stabilitas politik dan keamanan di dalam negeri.

"Saya bertemu dengan ketua ketua partai utamanya dalam rangka menjaga titik karena situasi ekonomi global yang tidak jelas yang tidak pasti, yang sulit ditebak, sulit diprediksi, sulit dihitung, sulit dikalkulasikan sehingga stabilitas politik itu menjadi dan stabilitas politik dan keamanan itu menjadi sangat penting saat ini," ungkap Jokowi kepada media, Senin (10/10/2022).

Dalam hal ini, mantan Walikota Surakarta itu mewanti-wanti persiapan menuju Pemilu 2024 yang sudah mulai berjalan. Harapannya, perhelatan tersebut tidak akan mengganggu kondisi perekonomian RI yang saat ini sedang tidak dalam kondisi baik.

"Jangan sampai kita mau menjelang pemilu padahal ada persoalan besar dalam ekonomi global terganggu ekonomi kita, itu yang kita gak kehendaki sehingga saya intens berbicara dengan Ketua ketua partai untuk itu, termasuk juga untuk 2024 lah, kita nggak mungkin tutupi itu," lanjutnya.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Krisyanto juga sempat membeberkan perbincangan antara Jokowi dan Megawati itu. Beberapa hal mulai dari krisis pangan hingga persoalan Pemilu 2024 pun dibahas. Dalam kesempatan itu, Megawati bahkan menyuguhkan makanan sendiri ke Jokowi.

"Ibu Mega memang sangat menaruh perhatian terhadap krisis ekonomi dan pangan, dan beliau membagi pengalaman lengkap menuntaskan krisis multidimensional. Saat itu seluruh jajaran Kabinet Gotong Royong benar-benar fokus dan terpimpin sehingga pada 2004 Indonesia bisa keluar dari krisis," tuturnya.

Hasto menyebut, dalam pertemuan tersebut, Megawati dan Jokowi membahas langkah-langkah penting dalam menghadapi krisis pangan dan ekonomi dunia. Megawati sebut Hasto membagi pengalaman kepada Jokowi dalam menuntaskan krisis.

"Pak Jokowi pun menegaskan keseriusan pemerintah, termasuk bagaimana para menteri harus fokus menangani berbagai tantangan perekonomian, krisis pangan-energi, dan tekanan internasional akibat pertarungan geopolitik," ujar Hasto.

Selain itu, Hasto mengatakan hal-hal terkait agenda Pemilu 2024 juga tidak luput dari pembahasan. Salah satunya yaitu agar Pemilu 2024 menjadi momentum kebangkitan Indonesia Raya dan sekaligus ada kesinambungan kepemimpinan sejak Bung Karno, Bu Mega, Pak Jokowi hingga kepemimpinan nasional ke depan.

(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT