Unik! Selandia Baru Bakal Kenakan Pajak Kentut buat Peternak Sapi dan Domba

ADVERTISEMENT

Unik! Selandia Baru Bakal Kenakan Pajak Kentut buat Peternak Sapi dan Domba

Ilyas Fadhillah - detikFinance
Kamis, 13 Okt 2022 16:29 WIB
Peternakan sapi Mayura Station, Australia
Foto: (Chris Dwyer/ CNN)
Jakarta -

Selandia Baru berencana menerapkan 'pajak kentut' pada 2025. Kentut dan Sendawa yang dikeluarkan hewan ternak mengandung gas metana yang menyebabkan pemanasan global.

Selasa lalu, Perdana Menteri Jacinda Arden mengkonfirmasi rencana ini. Tujuannya adalah mengendalikan perubahan iklim yang disebabkan gas emisi.

"Ini adalah langkah maju yang penting dalam transisi Selandia Baru ke masa depan rendah emisi," kata Ardern, dikutip dari CNN, Kamis (13/10/2022).

Selandia Baru adalah pengekspor ternak dan daging utama. Populasi sapi berjumlah 10 juta, sedangkan domba sebanyak 26 juta.

Sektor pertanian menyumbang setengah dari total emisi negara, termasuk 91% dari emisi biogenik metana yang dihasilkan oleh alam.

"Belum ada negara lain di dunia yang mengembangkan sistem untuk penetapan harga dan pengurangan emisi pertanian, sehingga petani kami akan mendapat manfaat dari menjadi penggerak pertama," kata Ardern.

Terkait rencana ini, kelompok ternak menyuarakan keprihatinannya soal beban besar yang ditanggung Industri.

"Kami tidak akan menerima sistem yang secara tidak proporsional menempatkan petani dan komunitas kami dalam risiko," kata Andrew Morrison, ketua kelompok lobi pertanian Beef + Lamb New Zealand, ,

Sementara itu presiden badan advokasi pedesaan Federated Farmers Andrew Hoggard, beranggapan rencana pemerintah dapat menghancurkan kota-kota kecil di Selandia Baru.

"Kami tidak menyetujui rencana ini. Sangat memilukan untuk berpikir bahwa kami sekarang memiliki proposal dari pemerintah yang merobek hati dari pekerjaan yang kami lakukan. Dari keluarga yang menggarap lahan ini," ujarnya.

Namun, proposal tersebut juga mencakup pemberian insentif kepada petani untuk mengurangi emisi tanpa membebankan biaya lagi. Nantnya, dana yang terkumpul dari pajak akan dialihkan ke sektor pertanian lagi melalui teknologi, penelitian, dan juga insentif.

Beberapa teknologi sudah digunakan. Para peneliti di perusahaan susu Fonterra sedang menguji coba efek "Kowbucha," probiotik yang dianggap mengurangi sendawa yang mengeluarkan metana.

"Dengan memberi penghargaan kepada petani yang mengambil tindakan untuk mengurangi emisi mereka, kami dapat mendukung lebih banyak petani untuk meningkatkan produktivitas dan keuntungan mereka sambil mencapai tujuan iklim," kata Menteri Pertanian Damien O'Connor Selasa.



Simak Video "Cek Fakta-Simulasi Pajak Bagi Karyawan Gaji 5 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT