Sah Dilantik Jadi Pj Gubernur DKI, Heru Budi Hartono Punya Harta Segini Banyak

ADVERTISEMENT

Sah Dilantik Jadi Pj Gubernur DKI, Heru Budi Hartono Punya Harta Segini Banyak

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Senin, 17 Okt 2022 09:29 WIB
Jakarta -

Heru Budi Hartono telah resmi dilantik sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Pelantikan digelar di Sasana Bhakti Praja, Kantor Kemendagri, Senin (17/10/2022) pagi.

"Mengangkat Saudara Heru Budi Hartono SE MM sebagai Penjabat Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta terhitung sejak saat pelantikan untuk masa jabatan paling lama satu tahun," demikian bunyi pelantikan yang dibacakan dalam prosesi.

Adapun pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 100/P Tahun 2022 tentang Pengesahan Pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Masa Jabatan 2017-2022 dan Pengangkatan Penjabat Gubernur DKI Jakarta.

Lewat acara ini pula, pemberhentian dengan hormat Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI disahkan.

Perlu diketahui juga bahwa Heru Budi Hartono bukan nama yang asing di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Dia sempat malang melintang mengisi berbagai jabatan di DKI sebelum akhirnya didapuk menjadi Kasetpres oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tentu saja sebagai orang yang sudah lama bekerja di pemerintahan, Heru Budi Hartono diwajibkan untuk melaporkan harta kekayaannya kepada KPK.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Heru Budi Hartono memiliki kekayaan senilai Rp 31,9 miliar atau tepatnya Rp 31.987.685.032. Harta itu dilaporkan pada 16 Februari 2022 untuk periodik 2021.

Kekayaan Heru Budi Hartono terdiri dari 12 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai daerah seperti Jakarta, Bekasi, Bogor, hingga Karawang yang nilainya sebesar Rp 23.455.346.868.

Heru Budi Hartono juga tercatat memiliki 7 alat transportasi dan mesin berupa mobil serta motor yang nilainya Rp 1.293.369.000.

Lalu harta bergerak lainnya milik Heru Budi Hartono senilai Rp 617.450.000, surat berharga Rp 3.692.500, serta kas dan setara kas Rp 12.676.771.879. Dia memiliki utang sejumlah Rp 6.058.945.215, sehingga total kekayaannya mencapai Rp 31.987.685.032.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT