PR Berat Menanti Rishi Sunak Saat Jabat PM Inggris

ADVERTISEMENT

PR Berat Menanti Rishi Sunak Saat Jabat PM Inggris

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 24 Okt 2022 22:17 WIB
Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak dan Menteri Kesehatan dan Sosial, Sajid Javid, menyatakan mundur dari kabinet. Keduanya menyatakan sudah tidak sejalan dengan kebijakan PM Boris Johnson. Ini Sosoknya.
Foto: AP Photo/Alberto Pezzali
Jakarta -

Rishi Sunak akan menjadi Perdana Menteri (PM) Inggris menggantikan Elizabeth Truss atau Liz Truss yang mengundurkan diri. Hal ini menyusul kemenangan dalam pemilihan pemimpin Partai Konservatif.

Dikutip dari CNBC, Senin (24/10/2022), Sunak memenangkan persaingan setelah Penny Mordaunt mundur. Langkah Mordaunt ini mengikuti jejak Boris Johnson.

Tugas berat menanti Sunak yang akan menjadi perdana menteri. Ia akan bergulat dengan ekonomi Inggris yang memburuk, menyusul dampak kebijakan anggaran 'mini' Liz Truss.

Pasar saham yang bergejolak dan pound sterling yang anjlok hingga membuat Bank of England terpaksa melakukan intervensi dengan operasi pembelian obligasi darurat. Hal itu terjadi setelah Truss dan Menteri Keuangan saat itu Kwasi Kwarteng mengumumkan serangkaian pemotongan pajak yang dianggap menguntungkan orang kaya bahkan ketika Inggris dihadapkan krisis karena biaya hidup yang semakin parah.

Sunak dianggap telah mengarahkan ekonomi Inggris melalui puncak pandemi COVID-19. Memang, ia sempat dicaci maki oleh Truss karena kritiknya terhadap pemotongan pajak. Namun, ia terbukti benar.

Pound sterling mengalami penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke posisi US$ 1,1326 tak lama setelah Sunak dinyatakan menang.

(acd/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT