Erick Thohir: Yang Jadi Presiden Pasti Bukan Saya, Berikutnya Orang Jawa

ADVERTISEMENT

Erick Thohir: Yang Jadi Presiden Pasti Bukan Saya, Berikutnya Orang Jawa

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 25 Okt 2022 14:39 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir.
Foto: Wisma Putra/detikJabar
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir bicara soal pemilihan presiden di tahun 2024. Dia meyakini tokoh yang bakal menjadi presiden pasti adalah orang Jawa, dan tentunya bukan dirinya.

Hal ini diungkapkan Erick Thohir dalam diskusi yang dilakukan di acara Road to G20 bersama Himpuni. Erick saat itu ditanyai mengenai pandangannya soal pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang selesai dalam dua tahun ke depan.

"Siapapun yang kepilih jadi presiden yang pasti bukan saya karena Presiden berikutnya orang Jawa, trennya begitu," ungkap Erick dalam acara yang disiarkan virtual tersebut, Selasa (25/10/2022).

Menurutnya panggung politik di Indonesia akan sangat terbuka di tahun 2034, saat itu mayoritas kalangan muda akan mendominasi populasi di Indonesia.

"Saya rasa kalo kita bicara politik kita baru akan terbuka di tahun 2034 ketika mayoritas anak mudanya menjadi dominan," ungkap Erick.

Namun Erick Thohir berpesan, siapapun pemimpin berikutnya jangan sampai punya pikiran untuk merendahkan kebijakan pemimpin sebelumnya. Menurutnya, semua presiden pasti memiliki kelayakan untuk dipilih memimpin negara.

"Siapa pun pemimpi berikutnya harus punya keyakinan bahwa presiden sebelum-sebelumnya itu nggak mungkin tidak punya kebagusan, pasti banyak kebijakan yang bagus. Nanti tinggal dipetakan saja policy-nya," ungkap Erick.

"Janganlah sekonyong-konyong pemimpin sebelumnya jelek," ujarnya.

Pemikiran seperti itu, menurut Erick sempat dilakukan sendiri olehnya saat menjadi Menteri BUMN. Dia mengaku sedikitpun tak pernah mendiskreditkan kebijakan menteri sebelumnya.

Misalnya, saja dalam pemilihan direktur utama BUMN, menurutnya sampai sekarang pun masih banyak pimpinan BUMN yang dipilih oleh menteri sebelumnya Rini Sumarno. Namun, dia tak mempermasalahkannya, asal sebagai pimpinan bisa memenuhi indikator kinerja dengan baik.

"Banyak direksi BUMN masih yang dipilih zaman bu Rini yang pilih. Dirut Pertamina masih zaman Bu Rini yang pilih, Dirut AP I dan II, Dirut Telkom juga. Yang penting KPI-nya," sebut Erick Thohir.

Simak video 'Guyon Yaqut ke Erick: InsyaAllah Bisa Jadi Presiden, Minimal Wapres':

[Gambas:Video 20detik]



(hal/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT