Tajir Melintir, Istri PM Inggris Lebih Kaya dari Ratu Elizabeth-Raja Charles

ADVERTISEMENT

Tajir Melintir, Istri PM Inggris Lebih Kaya dari Ratu Elizabeth-Raja Charles

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 26 Okt 2022 17:15 WIB
Akshata Murthy istri Rishi Sunak
Akshata Murty (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Naiknya Rishi Sunak sebagai Perdana Menteri (PM) Inggris menarik perhatian. Selain jadi PM Inggris berdarah Asia Pertama, istrinya, yaitu Akshata Murty merupakan putri dari taipan India, Narayana Murthy.

Murthy bahkan dijuluki Bill Gates of India. Ia merupakan salah satu pendiri raksasa teknologi asal India, Emeritus Infosys.

Kekayaan Murthy diwariskan kepada putrinya, Akshata Murty. Melansir dari CNN, Rabu (26/10/2022), Akshata Murty memegang 0,9% saham di perusahaan milik ayahnya Infosys. Nilainya mencapai US$ 715 juta atau Rp 11,08 triliun (kurs Rp 15.500).

Sementara itu, total kekayaan bersih pasangan itu mencapai US$ 830 juta atau Rp 12,86 triliun. Data ini berdasarkan data Sunday Time Rich List, atau peringkat tahunan orang-orang terkaya di Inggris.

Menurut Sunday Times, Ratu Elizabeth saja tidak sekaya pasangan itu. Kekayaan Ratu Elizabeth diperkirakan sebesar US$ 420 juta atau Rp 6,51 triliun sebelum ia meninggal.

Sementara itu, Forbes memperkirakan Sunak dan istrinya memiliki kekayaan sekitar US $ 810 juta atau Rp 12,55 triliun. Ini lebih kaya dari kekayaan pribadi Raja Charles III senilai US$ 500 juta atau Rp 7,75 triliun.

Status crazy rich yang disandang Sunak dan istrinya hampir menggagalkannya menjabat posisi perdana menteri. April lalu, dilaporkan bahwa Akshata Murty menikmati status pajak, di mana secara hukum ia bisa menghindari pajak atas pendapatan luar negerinya.

Sementara Sunak yang menjabat Menteri Keuangan Inggris pada saat itu, baru-baru ini mendorong beban keseluruhan pada wajib pajak Inggris ke tingkat tertinggi sejak tahun 1940-an.

Terkait dugaan penghindaran pajak, Akshata Murty mengeluarkan statemennya. Secara tegas ia meyakinkan telah membayar pajak sesuai peraturan, termasuk atas pendapatan luar negerinya.

"Dalam beberapa hari terakhir, orang-orang bertanya tentang pengaturan pajak saya. Agar lebih jelas, saya telah membayar atas pendapatan saya di Inggris dan pajak internasional atas pendapatan internasional saya," tulisnya di Twitter.

(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT