Jeep Bangkrut Gara-gara Kurang Laku!

ADVERTISEMENT

Jeep Bangkrut Gara-gara Kurang Laku!

Almadinah Putri Brilian - detikFinance
Selasa, 01 Nov 2022 12:24 WIB
Jakarta -

Perusahaan patungan Stellantis dan Guangzhou Automobile Group (GAC) yang memproduksi mobil Jeep di China akan mengajukan kebangkrutan. Bangkrutnya Jeep di China ini disampaikan oleh perusahaan setelah terus-terusan mengalami penurunan kinerja di pasar dunia.

GAC telah menyetujui pengajuan kebangkrutan dan menyatakan tidak akan mempengaruhi operasi secara signifikan. Sedangkan Stellantis sudah menutup kerja sama dengan GAC pada Juli, sebulan setelah mengatakan bakal menaikkan kepemilikan menjadi 75% dari sebelumnya 50%.

Penjualan SUV Jeep Cherokee dan Compass Crossover menurun tajam selama empat tahun terakhir. Penjualan mobil tersebut anjlok hingga 50% pada 2021 menjadi 20.396 kendaraan.

Lalu pada 2022, penjualan mobil kurang dari 2.000 kendaraan. Bahkan di bulan Mei cuma menjual satu kendaraan di China.

"Bulan ini pembuat mobil China harus dikenakan tarif yang sama ketika mengekspor mobil ke Eropa sama seperti produsen mobil Eropa saat mengekspor ke China," ucap CEO Stellantis Carlos Tavares, dikutip dari Reuters, Selasa (1/11/2022).

Produsen mobil asing di China tengah berada di bawah tekanan lantaran pasar telah bergeser dengan cepat ke kendaraan listrik dan merek domestik mulai menguasai pasar. Kebangkrutan ini merupakan babak akhir untuk merek Jeep di China.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT