7 Putri Miliarder India, Penerus Bisnis Keluarga

ADVERTISEMENT

7 Putri Miliarder India, Penerus Bisnis Keluarga

Almadinah Putri Brilian - detikFinance
Kamis, 03 Nov 2022 08:00 WIB
Isha Ambani
Isha Ambani/Foto: Dok. Instagram
Jakarta -

Biasanya, para taipan India lebih menyukai putra mereka yang meneruskan bisnis mereka. Akan tetapi zaman telah berubah. Kini, putri mereka yang akan meneruskan bisnis yang mereka miliki.

Dilansir dari Forbes, Rabu (2/11/10), berikut ini daftar 7 putri taipan India yang berpeluang meneruskan bisnis orang tuanya.

1. Isha Ambani (30 tahun) Direktur Reliance Retail Ventures

Isha Ambani merupakan anak dari orang terkaya kedua di India, Mukesh Ambani. Isha mendapat tugas untuk mengawasi cabang ritel Reliance Industries yang memiliki 15.000 toko di seluruh negeri. Perusahaan ini mempunyai pendapatan hingga US$ 25 miliar atau sekitar Rp 391 triliun (kurs Rp 15.642)

Pada rapat pemegang saham tahunan Reliance, Ambani menjelaskan rencana suksesinya, menunjuk Isha sebagai "pemimpin" bisnis ritel. Isha memiliki beberapa tujuan, di antaranya meluncurkan merek barang konsumen yang bergerak cepat milik Reliance sendiri.

Dengan saudara kembarnya, Akash, yang ditunjuk sebagai ketua unit telekomunikasi Reliance Jio pada bulan Juni, Isha bisa mendapatkan gelar tinggi yang serupa pada waktunya.

2. Adwaita Nayar (32 tahun) Cofounder Nykaa; Pendiri dan CEO Nykaa Fashion

Nayar, mempunyai ibu bernama Falguni Nayar yang termasuk dalam jajaran 100 orang terkaya di India setelah mendaftarkan raksasa ritelnya, Nykaa. Nayar sukses menciptakan lini bisnisnya sendiri melalui Nykaa Fashion pada tahun 2018. Saat ini, ia menjual 1500 merek pakaian serta produk dekorasi rumah.

3. Farah Malik Bhanji (46 tahun) Direktur pelaksana Metro Brands

4. Alisha Malik (36 tahun) Presiden (e-commerce dan manajemen hubungan pelanggan) Metro Brands

Bhanji merupakan direktur pelaksana di Metro Brands, sebuah ritel alas kaki di Mumbai yang memiliki pendapatan US$ 177 juta atau sekitar Rp 2,7 triliun. Sementara itu, adiknya, Alisha, mempelopori penjualan online.

Ayah mereka, Rafique Malik merupakan chairman perusahaan yang memulai debutnya menjadi deretan orang terkaya di India berkat melonjaknya saham Metro Brands sejak pencatatan bulan Desember.

Kakak beradik ini mewakili generasi ketiga dalam bisnis yang didirikan oleh kakek mereka pada tahun 1955 sebagai toko sepatu tunggal. Saat ini, Metro Brands memiliki 624 toko di 142 kota. Melalui penjualan online telah meningkatkan pendapatan menjadi 1,1 miliar rupee dari 190 juta rupee dua tahun lalu dan meyumbang lebih dari 8% dari total pendapatan.

5. Lakshmi Venu (38 tahun) Direktur pelaksana Sundaram-Clayton

Pada bulan Mei, Lakshmi ditunjuk sebagai direktur pelaksana perusahaan komponen mobil yang dikendalikan oleh keluarganya. Diketahui perusahaan ini memiliki pendapatan senilai US$ 225 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun. Lakshmi membantu mengatur operasi perusahaan di Amerika Serikat (AS) yang menawarkan pelanggan seperti Cummins, Volvo, dan Hyundai.

Ayah Lakshmi, Venu Srinivasan, merupakan ketua emiritus Sundaram-Clayton. Lakhsmi juga merupakan wakil direktur pelaksana di TAFE Motors and Tractors Limited, anak perusahaan pembuat traktor Tractors & Farm Equipment yang diketuai ibunya, Mallika Srinivasan.

6. Vinati Saraf Mutreja (38 tahun) CEO dan Direktur Pelaksana Vinati Organics

Mutreja menjalankan bisnis produsen bahan kimia khusus yang didirikan oleh ayahnya, Vinod Saraf, pada tahun 1989. Diketahui pendapatan perusahaan ini mencapai US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun.

Perusahaan ini terkenal karena memproduksi bahan-bahan untuk ibuprofen. Akan tetapi fokusnya sekarang adalah memperluas portofolio produk sehingga tidak hanya bergantung pada beberapa produk saja.

7. Nisaba Godrej (44 tahun) Ketua eksekutif Godrej Consumer Products

Nisaba Godrej merupakan generasi keempat dari keluarga Godrej (orang terkaya no.14 di India dengan pendapatan bersih US$ 13,9 miliar atau sekitar Rp 217 triliun) dan merupakan anak bungsu dari Adi Godrej, ketua Godrej Group.

Lima tahun lalu, Nisaba menggantikan posisi ayahnya menjadi ketua unit produk konsumen yang memproduksi berbagai produk, mulai dari sabun, insektisida, hingga pewarna rambut. Produk tersebut telah terjual di lebih dari 90 negara di Asia, Africa, dan Amerika Latin. Nisaba juga menduduki jabatan sebagai Independent Director di perusahaan telekomunikasi Airtel dan di Mahindra Group.

Simak Video: Mengapa Orang India Banyak yang Jadi Bos Teknologi? Ini Alasannya...

[Gambas:Video 20detik]




(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT