Garuda & PLN Dapat 'Jatah' PMP

Garuda & PLN Dapat 'Jatah' PMP

- detikFinance
Rabu, 19 Jul 2006 13:54 WIB
Jakarta - Kementerian BUMN mengusulkan PT Garuda Indonesia dan PT PLN (persero) mendapatkan 'jatah' Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) yang akan diajukan dalam APBN-P 2006. "Kalau pemerintah ingin sharing the pain oke, saya akan reimpower Garuda dengan menambah setoran modal baru," kata Menneg BUMN Sugiharto dalam acara 'The Power of Corporate Culture Managament' di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (19/7/2006).Yang pasti, Garuda saat ini membutuhkan suntikan dana karena sejak tahun 1997-1998 memiliki unsustainable debt. "Ini akibat dari penyewaan aircraft operating risk dari negara lain yang kami sinyalir lebih tinggi dibanding kemampuan pesawat itu untuk men-generate revenue," tambahnya.PLN juga termasuk dalam daftar menerima PMP karena masih merugi. Ia menilai PLN merugi karena tidak hanya mengemban fungsi korporat tapi juga kebijakan. "PLN juga memiliki fungsi kebijakan karena tarif tidak bisa naik. Tarif di bawah harga pokok," cetusnya.Sugiharto menambahkan, saat ini 20 persen BUMN memiliki kinerja tidak baik. Opsi untuk mengembalikan kinerja antara lain dengan go public, penyehatan pemerintah yang nanti persetujuannya tergantung DPR dan Menkeu. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads