PLTU Cilacap Beroperasi Kembali
Rabu, 19 Jul 2006 16:50 WIB
Jakarta - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap yang sempat dimatikan pada Selasa kemarin 18 Juli 2006 akibat terkena gelombang pasang yang masuk ke area operasional, kini mulai beroperasi lagi."Untuk PLTU Cilacap setelah dilakukan pemeriksaan akibat adanya gelombang pasang karena air laut hampir mencapai instalasi pembangkit, pada Rabu pagi ini pukul 08.30 WIB sudah beroperasi kembali," kata juru bicara Perusahaan Listrik Negara (PLN) Muljo Adjie kepada detikcom di Jakarta, Rabu (19/7/2006).Pascagempa dan tsunami di laut selatan Jawa pada Senin 17 Juli 2006, PLTU Cilacap sempat bertahan 100 megawatt (MW). Namun pada Selasa kemarin, PLTU Cilacap akhirnya dimatikan sambil menunggu perbaikan. Dalam kondisi normal, PLTU ini bisa memasok 600 MW.Namun meski PLTU Cilacap tidak beroperasi, PLN menjamin listrik Jawa Bali tetap aman. Sebab kekurangan pasokan listrik akan diisi dari PLTU Tanjung Jati B.Listrik PangandaranUntuk listrik di lokasi pusat tsunami Pangandaran, menurut Muljo, terdapat kerusakan 2 feeder (penyulang) tegangan menengah, 2 trafo distribusi, dan jaringan tegangan rendah 220 volt yang menghubungkan ke rumah-rumah pelanggan mengalami kerusakan."Perkiraan awal kerusakan tersebut senilai Rp 500 juta," ujar Muljo.
(ir/)











































