Bikin Heboh Bali, Berapa Harga Pesawat Jumbo Boeing C-17 Globemaster III AS?

ADVERTISEMENT

Bikin Heboh Bali, Berapa Harga Pesawat Jumbo Boeing C-17 Globemaster III AS?

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 10 Nov 2022 15:06 WIB
Jakarta -

Masyarakat baru dihebohkan dengan adanya pesawat raksasa yang sedang terbang rendah dan melintas di langit Nusantara, tepatnya Bali. Pesawat itu diketahui merupakan Boeing C-17 Globemaster III, sebuah pesawat militer Amerika Serikat (AS).

Diketahui pesawat US Air Force berukuran raksasa itu mendarat di Bali untuk kepentingan delegasi pada KTT G20 Bali. Berapa harga dari pesawat Boeing C-17 Globemaster III?

Melansir dari situs Insider, diketahui bahwa pesawat ini diharhagi sekitar US$ 340 juta atau sekitar Rp 5,3 triliun (kurs Rp 15.600/dolar AS) per unitnya.

Sekadar informasi, Boeing C-17 Globemaster III merupakan pesawat angkut militer yang dikembangkan bersama oleh Angkatan Udara Amerika Serikat atau USAF (United States Air Force) bersama dengan perusahaan Boeing Integrated Defense System.

Pesawat yang mulai dioperasikan pada tahun 1991 ini mempunyai ukuran jumbo, dengan total lebar sayap ke sayap 51,74 meter, panjang 53,04 meter, tinggi ekor 16,79 meter, juga diameter badan berukuran 6,86 meter.

Pesawat ini ditenagai empat mesin Pratt & Whitney PW2040 (military designation F117-PW-100) yang bisa menghasilkan daya dorong hingga 40.440 pounds. Boeing C-17 Globemaster III bisa terbang hingga sejauh 4.500 km

Di lambungnya, pesawat ini bisa menampung hingga lebih dari 100 orang tentara dengan rincian 54 tentara duduk di kursi samping dan 48 tentara di tengah.

Tak hanya mengangkut tentara, Boeing C-17 Globemaster III juga bisa mengangkut persenjataan militer, dari tank hingga helikopter serbu. Pesawat ini bisa membawa tank utama M1 Abrams, M2/M3 Bradley, hingga 4 helikopter transport UH-60 Blackhawk atau 2 helikopter serang AH-64 Apache.

Hingga saat ini C-17 Globemaster III telah digunakan di 12 negara, beberapa di antaranya Amerika Serikat, Australia, Kanada, India, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, serta Inggris.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT