Kemarau, Harga Beras Terus Naik
Kamis, 20 Jul 2006 13:42 WIB
Jakarta - Gara-gara kemarau, harga eceran beras mengalami kenaikan. Rata-rata harga eceran di 30 kota untuk beras kualitas medium minggu ini berdasarkan data Depdag mengalami kenaikan. Di Pulau Jawa dan Bali, harga beras mencapai Rp 4.263/kg dan Rp 4.349 di luar Pulau Jawa.Hal tersebut disampaikan Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi dalam jumpa pers di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (20/7/2006)."Angka tersebut menunjukkan kenaikan 1-4 persen dibandingkan rata-rata 3 bulan terakhir, atau telah mencapai 17 persen diatas harga pembelian pemerintah (HPP)," ujarnya.Masyarakat berpendapatan lemah tentunya yang paling terpukul dengan harga beras yang tinggi. Mereka harus menyisihkan hampir sepertiga pendapatannya untuk membeli beras.Bayu mencontohkan untuk PNS Golongan I dan II dengan gaji pokok bulanan Rp 760.000. Jika memakai asumsi satu keluarga beranggotakan 4 orang, kebutuhan beras sekitar 33 kg/RT/bulan. Apabila harga beras Rp 4.300 per kg, maka pengeluaran rumah tangga untuk membeli beras mencapai sekitar Rp 142.000 per bulan.Dampak lain kekeringan adalah menurunnya produktivitas beras. Penurunan berkisar antara 10-30 persen dan dapat mencapai 100 persen atau puso. Di Jawa Barat, dan Banten misalnya dengan luas hektar 80 ribu ha dengan potensi produksi 400 ribu ton.Apabila kekeringan menimbulkan risiko kehilangan hasil 30 persen saja maka terdapat risiko kehilangan hingga 120 ribu ton."Ini berarti 0,22 persen dari produksi nasional. Kondisi ini perlu diwaspadai karena sudah menyebabkan hilangnya seperlima dari peningkatan produksi tahun 2006 yang menurut BPS mencapai 1,1 persen," katanya.
(qom/)











































