Internet Penting Banget Biar RI Jadi Raksasa Ekonomi Global, Ini Tantangannya

ADVERTISEMENT

KTT G20

Internet Penting Banget Biar RI Jadi Raksasa Ekonomi Global, Ini Tantangannya

Ilyas Fadilah - detikFinance
Senin, 14 Nov 2022 16:53 WIB
Pinjam Online
Foto: Ilustrasi Ekonomi Digital (Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah)
Jakarta -

Untuk menjadi raksasa ekonomi Global, Indonesia diminta menaruh perhatian serius pada akses dan penyediaan internet.

Demikian disampaikan Bos Tesla yang juga pemilik baru Twitter, Elon Musk dalam diskusi yang dipublikasikan dari laman YouTube Kampus Merdeka, Senin (14/11/2022).

Pentingnya digitalisasi dalam mendongkrak laju ekonomi Indonesia juga jadi bahasan penting yang dibahas pada Presidensi G20 Indonesia. Dalam kesempatan itu, dibahas pentingnya transformasi ekonomi berbasis digital.

Untuk mendukung agenda Presidensi G20 Indonesia tersebut Pemerintah menyelenggarakan Digital Transformation Expo (DTE). Event DTE yang dilaksanakan di Bali dari 13 hingga 17 November 2022 ini merupakan kali pertama sejak dilaksanakan G20.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan pameran teknologi digital terkini di acara Presidensi G20 tahun 2022 kali ini menjadi penanda kolaborasi transformasi digital bagi seluruh negara Anggota G20.

Lanjut Johnny, kehadiran DTE tidak hanya memberikan kesempatan bagi negara-negara untuk bertukar pengetahuan saja. Dengan DTE ini diharapkan membuat semua pihak lebih yakin dengan upaya digitalisasi negara anggota G20.

Ketua Umum APJII Muhammad Arif Angga menilai positif masuknya transformasi ekonomi berbasis digital dalam salah satu agenda Presidensi G20 di Indonesia.

Untuk mendukung transformasi ekonomi berbasis digital di Indonesia, lanjut Arif dibutuhkan infrastruktur telekomunikasi yang handal dan tersebar luas.

"Presiden Joko Widodo saat ini tengah mendorong transaksi pembayaran dengan menggunakan QR(Quick Response). Bahkan beliau mendorong agar pembayaran QR dapat dilakukan lintas negara. Tentu ini akan membuat transaksi keuangan menjadi mudah dan membawa dampak ekonomi bagi Indonesia. Seluruh anggota APJII siap mendukung Pemerintah untuk mewujudkan transformasi ekonomi berbasis digital dengan mengelar jaringan telekomunikasi dan memberikan layanan dengan harga yang terjangkau,"kata Arif.

Diakui Arif saat ini dalam pengembangan connectivity di Indonesia, memiliki beberapa tantangan. Tantangan utama dalam penggelaran jaringan telekomunikasi ini adalah kondisi geografis Indonesia yang unik. Lanjut Arif, saat ini, pengguna internet terbesar di Indonesia, masih berada di Pulau Jawa sebesar 41,7%, diikuti dengan Pulau Sumatera sebesar 16,2%.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT