Perfect Storm Ekonomi dan PHK di Indonesia

ADVERTISEMENT

Kolom

Perfect Storm Ekonomi dan PHK di Indonesia

Chandra Julihandono - detikFinance
Senin, 14 Nov 2022 17:39 WIB
Bank Dunia memprediksi laju pertumbuhan ekonomi RI tumbuh 4,4% di tahun 2021. Hal itu didasarkan pada peluncuran vaksin yang efektif pada kuartal pertama 2021.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Sebuah kabar mengejutkan di pertengahan Oktober datang dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI yaitu berita krisis multidimensi melanda dunia atau sering disebut sebagai The Perfect Storm.

Apa itu The Perfect Storm? Itu bukan bencana badai yang dashyat dalam artian harfiah, tapi suatu kondisi krisis terkait ekonomi dan keuangan secara sekaligus dan belum diketahui secara jelas dampak dan skala yang akan terjadi.

Ketua OJK, Mahendra Siregar mengatakan badai krisis tersebut berupa inflasi tinggi, kontraksi ekonomi menuju resesi, dan situasi geopolitik yang tak pasti (11/10/2022).

Menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, inflasi tinggi disebabkan karena permintaan barang semakin meningkat seiring pemulihan ekonomi sehingga harga komoditas melonjak tinggi. Hal ini diperburuk adanya perang antara Rusia-Ukraina sehingga pasokan energi dan pangan terhambat.

Kondisi inflasi ini terjadi di berbagai negara-negara maju di Amerika, Eropa, dan Jepang yang selama ini berpuluh-puluh tahun berjuang dengan deflasi.

Menkeu menyampaikan inflasi yang terjadi tersebut adalah yang terburuk karena inflasinya semakin meningkat akibat pada awalnya dianggap inflasi bersifat sementara oleh para policy maker di negara-negara maju.

Suku bunga akhirnya dinaikkan secara tajam dengan harapan demand turun dan supply naik terlebih dahulu. Hal itu jika tidak dicermati atau diawasi dengan baik bila ekonomi terkontraksi secara paksa, maka akan menyebabkan resesi.

Suasana geopolitik adanya perang Rusia-Ukraina juga semakin tidak menentu, dampaknya semakin besar hingga saat ini.

Rusia sebagai produsen dan negara pengekspor utama minyak dunia tentu akan menjadi penyebab pertama naiknya harga minyak dunia. Ukraina sebagai pengekspor gandum dunia terbesar ke-5 akan menjadi penyebab naiknya bahan pangan jika perang tersebut terus berlangsung.

Faktor geopolitik yang selama ini diabaikan tersebutlah yang menjadi penanda adanya fenomena The Perfect Strom.

Kira-kira dampak apa yang akan dialami Indonesia jika badai sempurna tersebut singgah?

Lanjut ke halaman berikutnya



Simak Video "Jadi Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak Ingin Prioritaskan Perbaikan Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT