India Geser AS Jadi Sobat Ekspor RI, China Masih Bestie

ADVERTISEMENT

India Geser AS Jadi Sobat Ekspor RI, China Masih Bestie

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 15 Nov 2022 12:43 WIB
Turki: Rusia Setuju Lanjutkan Kesepakatan Ekspor Gandum
Foto: DW (News)
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Oktober 2022 sebesar US$ 24,81 miliar atau naik 0,13% dibandingkan ekspor September 2022.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengungkapkan 3 negara pangsa ekspor non migas terbesar antara lain China nilai ekspornya sebesar US$ 6,25 miliar dan pangsa pasar 26,65%.

Kedua ditempati India dengan nilai ekspor US$ 2,12 miliar dan pangsa pasar 9,04%. Selanjutnya Amerika Serikat (AS) dengan nilai ekspor US$ 2,07 miliar dan pangsa pasar 8,83%.

"Ada perubahan urutan pangsa pasar ekspor. Tadinya AS nomor 2 sekarang bertukar tempat dengan India, AS ke nomor 3. Urutannya sekarang China, India, AS," ujar dia dalam konferensi pers, Selasa (15/11/2022).

BPS mencatat ekspor non migas dengan peningkatan terbesar yaitu ke India sebesar US$ 368,8 juta. Lalu Pakistan US$ 171,6 juta, China sebesar US$ 92,5 juta, Spanyol US$ 78,9 juta dan Thailand US$ 64,8 juta.

Sedangkan dengan Malaysia ekspor tercatat turun US$ 286,9 juta, Filipina turun US$ 110,7 juta, Jepang turun US$ 99 juta, Hong Kong turun US$ 95,3 juta dan Korea Selatan turun US$ 84,1 juta.

Untuk periode Januari-Oktober 2022 total ekspor tercatat US$ 244,14 miliar atau tumbuh 30,97%. Kemudian nilai ekspor non migas sebesar US$ 230,62 miliar atau tumbuh 30,61%.

Share ekspor nonmigas terbesar periode Januari-Oktober 2022 untuk bahan bakar mineral tercatat US$ 45,22 miliar atau tumbuh 19,61%. Selanjutnya lmak dan minyak hewan nabati tercatat US$ 29,68 miliar atau tumbuh 12,87%.

Lihat juga Video: Jokowi soal Setop Ekspor Bahan Mentah Timah: Baru Dihitung

[Gambas:Video 20detik]



(kil/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT