Pemerintah Siap Beri Jaminan untuk Proyek Kelistrikan
Jumat, 21 Jul 2006 14:33 WIB
Jakarta -
Pemerintah siap memberikan jaminan atau comfort letter untuk proyek percepatan pembangunan kelistrikan atau crash program. Namun comfort letter itu tidak berupa bayaran.Demikian disampaikan Wapres Jusuf Kalla dalam konferensi pers rutin di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (21/7/2006).Sebelumnya, plt Dirut PLN Djuanda Nugraha Ibrahim mengatakan, sebagian investor yang mengikuti prakualifikasi tender proyek percepatan pembangunan kelistrikan 10.000 megawatt meminta jaminan pemerintah atau comfort of letter. Jaminan pemerintah itu merupakan salah satu syarat yang diminta bank yang akan mendanai proyek tersebut. "Memang ada permintaan comfort letter demi lancarnya proyek. Berarti artinya pemerintah akan berjanji membina terus PLN hingga mampu membayarnya," jelas Kalla.Dengan demikian, comfort letter yang akan diberikan pemerintah adalah dalam bentuk menjaga kinerja PLN agar tetap bisa membayar proyek-proyek itu. "Bukan berarti apa pun dibayarkan pemerintah. Ini bedanya dengan guarantee yang segala macam dibayar oleh pemerintah bila proyek gagal. Dalam proyek crash program ini, pemerintah berjanji akan betul-betul menjaga agar PLN sehat," jelasnyaNamun pemerintah menyadari bahwa comfort letter diperlukan agar proyek tersebut bisa berjalan. "Pemerintah siap memberikan comfort letter," tandas Kalla.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































