Indonesia Berpotensi Jadi Basis Produksi Hyundai
Sabtu, 22 Jul 2006 12:37 WIB
Jakarta -
Indonesia mempunyai peluang besar untuk menjadi basis produksi mobil Hyundai di ASEAN. Indonesia akan berkompetisi dengan dua negara pesaing, yakni Malaysia dan Thailand.Produsen mobil terbesar asal Korea Selatan ini sedang melebarkan pasarnya di kawasan ASEAN dan Amerika Latin."Hyundai sedang mencari tempat untuk membangun pabrik di kawasan ASEAN dan Amerika Latin karena Hyundai sudah masuk di Cina, India dan Eropa," kata Presdir PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), Jongkie D Sugiarto.Hal itu disampaikan Jongkie di sela acara pameran mobil The 14th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2006, yang diselenggarakan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (22/7/2006).Perhelatan IIMS berlangsung sejak 21-30 Juli 2006. Pengunjung yang masuk ke area pameran dikenai tiket masuk Rp 20.000 untuk hari Senin-Kamis. Sedangkan pada Jumat-Minggu tiket masuk Rp 25.000.Hyundai melihat setiap negara ASEAN memiliki keunggulan masing-masing. Indonesia sedang dikaji untuk menjadi basis kuat produksi mobil multi purpose vehicle (MPV) dan sedan kecil.Indonesia dinilai memiliki keunggulan tenaga kerja yang terampil dan murah. Pasar dalam negerinya juga berpotensi sangat besar dengan jumlah penduduk 220 juta orang.Sementara Thailand, lebih unggul menjadi basis kuat sedan kelas menengah ke atas, karena didukung industri komponennya. Namun menurut Jongkie, tenaga kerja di Thailand lebih mahal dibanding Indonesia."Kita sudah lobi ke sana (Hyundai Korsel), bahkan Pak Fahmi (Menteri Perindustrian Fahmi Idris) bersedia membantu untuk bersama-sama meyakinkan mereka," ujar Jongkie.Menurut Jongkie, negara-negara ASEAN cukup berpeluang untuk menjadi basis produksi Hyundai karena ASEAN memiliki kerangka kerja sama perdagangan bebas dengan fasilitas bea masuk rendah.Saat ini Hyundai memiliki pangsa pasar 5-6 persen di Indonesia. Sebanyak 50 persen penjualan mobilnya adalah jenis city car dan MPV.
(ir/)










































