Pelunasan Sisa Utang IMF Bisa Dikebut Tahun Ini
Senin, 24 Jul 2006 12:40 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) berharap pembayaran sisa utang kepada International Monetary Fund (IMF) bisa dilakukan tahun ini atau paling lambat 2007."Ya kita lihat kalau cukup ya kita lunasi, kalau tidak cukup diundur 6 bulan, kalau bisa tahun depan selesai, tapi kalau tahun ini bisa ya kita lakukan," kata Gubernur BI Burhanuddin Abdullah.Hal itu disampaikan Burhanuddin di sela acara seminar pendidikan keuangan syariah yang dilakukan oleh International Center for Education in Islamic Finance (INCEIF) di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (24/7/2006).Menurut Burhanuddin, percepatan pembayaran sisa utang tersebut bisa dilakukan jika cadangan devisa mencapai 4,5-4,7 bulan impor. "Itu sudah lebih dari cukup dan akan kita bayarkan," kata Burhanuddin.Pada 30 Juni, Indonesia telah membayar utang ke IMF sebesar 50 persen dari total utang yang sebesar US$ 7,51 miliar.IMF juga mengaku telah menerima pemberitahuan dari pemerintah untuk pembayaran utang sebesar 2,5 miliar SDR (Special Drawing Rights) atau US$ 3,7 miliar pada hari ini.Dengan pembayaran tersebut sisa utang yang masih harus dibayar pemerintah adalah 2,5 miliar SDR atau US$ 3,7 miliar yang akan jatuh tempo Desember 2010.
(ir/)











































