Industri Otomotif Jadi Prioritas Ekonomi ASEAN

Industri Otomotif Jadi Prioritas Ekonomi ASEAN

- detikFinance
Senin, 24 Jul 2006 13:50 WIB
Jakarta - Industri otomotif menjadi salah satu prioritas dari 12 sektor dalam integrasi ekonomi ASEAN. Penyatuan ekonomi ASEAN ini implementasinya dimajukan dari 2020 menjadi 2015.Ke-12 sektor tersebut adalah produk berbasis agro, kayu, karet, elektronik, tekstil, otomotif, health care, e-ASEAN, perikanan, pariwisata, air, travel dan sektor logistik.Demikian pidato pembukaan Menteri Koordinator Perekonomian Boediono, yang dibacakan Deputi Menko Perekonomian Bidang Industrian dan Perdagangan Edy Putra Irawady.Hal itu disampaikan Edy, dalam The 2nd International Automotive Conference yang bertema 'Indonesian Automotive Industry and The Global Market Challenge' yang berlangsung di Hotel Hilton, Jakarta, Senin (24/7/2006)."Indonesia menjadi koordinator untuk woodbase dan otomotif," kata Edy.Namun Indonesia masih menghadapi masalah isu horizontal seperti permanent residence, incidental sercive dan custom procedure. Edy memaparkan, masyarakat ekonomi ASEAN hanya mencoba untuk menciptakan single market dan single production base. Namun sulit untuk menjadi common market seperti Uni Eropa karena butuh penyerahan kedaulatan tertentu. Semua isu yang mengganjal ini akan dibahas lagi dalam pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN di Kuala Lumpur pada pertengahan Agustus 2006.Nantinya 12 sektor dalam wilayah ASEAN tersebut, akan memiliki jalur yang bebas perpindahannya baik barang maupun jasa."Departemen Perindustrian (Depperin) sudah putuskan kita akan fokus pada small sedan dan commercial vehicle, ini kita fokus. Kita tidak perlu yang lain, supaya pada 2015 kita bisa berkompetisi dengan cara full manufacturing," papar Edy.Saat ini pemerintah memfokuskan pada pertumbuhan industri otomotif dengan cara menguatkan industri komponen nasional, memberikan insentif fiskal, fast trade facility, auto port, dan berbagai insentif investasi untuk mendorong produksi sedan kecil.Selain itu juga meningkatkan local content sampai 80 persen. Sementara saat ini local content untuk mobil baru 40-50 persen, dan ditargetkan mencapai 79-80 persen pada 2009. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads