IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2006 Hanya 5,2%
Senin, 24 Jul 2006 17:55 WIB
Jakarta - Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun ini hanya sebesar 5,2 persen.Sementara Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2006 sebesar 5,7 persen dan pemerintah sebesar 5,9 persen.Sementara untuk jangka menengah IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6-7 persen. "IMF melihat growth potensial di jangka menengah akan mencapai 6-7 persen. Sedangkan prediksi kami tahun ini hanya 5,2 persen," kata Stephen B Schwartz, Senior Resident Representative IMF Indonesia.Hal itu disampaikan Schwartz, dalam acara The 2nd International Automotive Conference yang bertema 'Indonesian Automotive Industry and The Global Market Challenge' yang berlangsung di Hotel Hilton, Jakarta, Senin (24/7/2006).Pertumbuhan ekonomi berpotensi naik, jika sudah terjadi penurunan tingkat pengangguran. "Karena jika growth tidak diikuti penurunan pengangguran artinya tenaga kerja tidak digunakan optimal," ujar Schwartz.IMF melihat pertumbuhan ekonomi akan naik jika pemerintah menerapkan kebijakan makro dan mikro ekonomi yang berkelanjutan. Selain itu juga perlu diperhatikan reformasi iklim investasi, kepastian hukum, sistem perpajakan bagi pembayar dan penagih pajak, UU Tenaga Kerja. Yang tidak kalah penting, menghilangkan korupsi dan mewujudkan pemerintahan yang baik."Pemerintah dalam jalur yang benar. Bisa dilihat dari berbagai kebijakan yang sedang digarap seperti UU Investasi. Tinggal bagaimana implementasinya," ungkap Schwartz.
(ir/)











































