Pemerintah Perlu Bentuk Konsorsium Kredit Otomotif

Pemerintah Perlu Bentuk Konsorsium Kredit Otomotif

- detikFinance
Senin, 24 Jul 2006 18:10 WIB
Jakarta - Indonesia dinilai perlu membentuk konsorsium penjamin kredit otomotif. Pasalnya, kalangan perbankan banyak yang keberatan jika harus menjadi penanggungjawab kredit macet mobil dan motor.Perbankan biasanya menuntut jaminan terhadap kredit motor maupun mobil. Sementara kalangan pengusaha menilai, jika memakai agunan terus menerus, maka industri tidak akan jalan.Konsorsium ini diharapkan bisa menjadi penjamin kredit otomotif di tengah lesunya sektor otomotif yang kini lesu.Demikian disarankan oleh mantan Menteri Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-jakti, dalam acara The 2nd International Automotive Conference yang bertema 'Indonesian Automotive Industry and The Global Market Challenge' yang berlangsung di Hotel Hilton, Jakarta, Senin (24/7/2006).Djatun menyarankan, dana sisa APBD yang selama ini dimasukkan ke dalam SBI dimanfaatkan untuk pembentukan konsorsium tersebut."Gaikindo menganjurkan agar ada perhatian dari bank untuk corporate kredit tapi persoalannya yang saya dengar adalah bank-bank keberatan sekali kalau hanya menjadi penanggung satu-satunya kredit macet, baik sepeda motor maupun mobil," ungkap Djatun. Djatun menganjurkan Gaikindo untuk melobi seluruh pemda di Indonesia lalu membuat suatu konsorsium."Katakanlah mereka mengumpulkan dana di kedua belah pihak sebesar dua pertiga untuk membuat suatu skim asuransi untuk kredit macet. Nanti sepertiganya lagi bisa diajukan oleh Gaikindo bersama semua konsorsium itu dan pemerintah pusat memberikan sepertiganya lagi," jelas Djatun. (/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads