Pembangkit PLN Normal Pukul 16.00 WIB
Selasa, 25 Jul 2006 10:05 WIB
Jakarta - Setelah kemarin melakukan pemadaman di beberapa wilayah di Jakarta, PLN hari ini kembali melakukan pemadaman listrik secara bergilir di beberapa wilayah lainnya. Alasannya pasokan BBM dari Pertamina masih tersendat."Untuk yang hari ini, kami akan melakukan pemadaman di wilayah yang kemarin tidak dipadamkan," ujar Humas dan GM P3B Jawa-Bali PLN, Muljo Adjie, ketika dihubungi detikcom Selasa (25/7/2006).Dijelaskan Adjie, pemadaman dilakukan karena proses pengisian (unloading) BBM ke bunker PLTGU Muara Tawar serta proses pengendapannya sampai Selasa pagi belum selesai. Akibatnya pembangkit baru bisa dioperasikan pada pukul 16.00 WIB sore nanti.PLN akan melakukan pemadaman dalam dua tahap. Tahap pertama yakni antara pukul 09.00-13.00 WIB. Daerah-daerah yang akan mengalami pemadaman meliputi kawasan TMII, Cipayung, Pondok Gede, Ciracas, Cijantung, Plumpang, Tanjung Priok, Cakung, Cilincing, Kelapa Gading, Kebun Jeruk, Palmerah, Kemanggisan, Daan Mogot, Pondok Kelapa, Kalimalang, Serpong, Bintaro, Gandul dan Pesanggrahan.Sedangkan untuk tahap kedua pada pukul 13.00-17.00 kawasan yang akan mengalami pemadaman antara lain: Gardu induk Jatake meliputi Jati Uwung, Kawasan Industri Palmanis, Kawasan Industri Jatake. Gardu induk pulomas meliputi Pisangan Timur, Rawasari, Rawamangun, Pulomas, Cipinang, terminal Rawa Mangun, Pondok Bambu,Perusahaan Air Minum Rawamangun.Berikutnya adalah gardu induk Kemayoran meliputi Rusun Kemayoran, Pademangan, arena PRJ Kemayoran, Kalibaru, Sukamulya, Balai Rakyat Serdang. Gardu induk Maksimagondo meliputi Pasar Kamis, kawasan industri Palmanis, komplek Lippo Supermal Karawaci, dan Vila Permata SerpongMenurut Adjie, pemadaman di hari kedua ini dilakukan untuk menghemat pasokan listrik sebesar 326 MW."Kita belum bisa memprediksi sampai kapan akan ada pemadaman bergilir ini. Kami sedang berupaya menanganinya" katanya."PLN mengharapkan bantuan dari para pelanggan untuk mengurangi pemakaian listrik antara pukul 08.00-16.00 WIB. Kami mohon maaf atas kejadian yang kurang menyenangkan ini," tutup Adjie.
(qom/)











































