Duh! Balai Latihan Kerja Kok Jadi Stasiun Radio
Selasa, 25 Jul 2006 11:06 WIB
Jakarta -
Balai Latihan Kerja (BLK) yang pada masa Orde Baru menjadi primadona, nasibnya kini sangat menyedihkan. Beberapa BLK di daerah bahkan ada yang berubah fungsi menjadi ruko ataupun stasiun radio. Duh!Menakertrans Erman Soeparno pun prihatin dengan kondisi BLK itu. Erman yang mengaku sudah berkeliling ke sejumlah daerah menemukan banyak BLK yang sudah beralih fungsi."Saya melihat BLK yang dibangun pada zaman Orde Baru. Soedomo (menaker saat itu) dengan gigih membangun BLK dengan konsep untuk meningkatkan fungsi kompetensi SDM. Tetapi apa yang terjadi? Banyak yang alih fungsi," ujar Erman prihatin.Hal itu disampaikan Erman saat menjadi pembicara dalam seminar Ketenagakerjaan di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (25/7/2006).Erman menjelaskan, penyerahan pengelolaan BLK ke pemda terjadi seiring berlakunya otonomi daerah. Ketika itu, aset-aset milik pemerintah diserahkan ke pemda, termasuk di dalamnya adalah BLK."Sebetulnya nggak apa-apa. Tapi yang diharapkan adalah fungsi strategis untuk peningkatan kompetensi tenaga kerja jangan diubah," tegasnya.Untuk itu, Erman berjanji pihaknya bersama pemda akan berusaha mengembalikan fungsi BLK sehingga bisa link and match dengan kebutuhan antara banyaknya tenaga kerja dan pasar tenaga kerja, baik dalam negeri maupun luar negeri.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































