Ratusan Petani Tembakau Geruduk Kantor Sri Mulyani, Tolak Cukai Naik!

ADVERTISEMENT

Ratusan Petani Tembakau Geruduk Kantor Sri Mulyani, Tolak Cukai Naik!

Almadinah Putri Brilian - detikFinance
Senin, 28 Nov 2022 09:44 WIB
Ratusan orang demo di depan kantor Kemenkeu
Foto: Ratusan orang demo di depan kantor Kemenkeu/Almadinah Putri brilian-detikcom
Jakarta -

Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur hari ini mendatangi kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Mereka datang untuk melakukan unjuk rasa penolakan kenaikan cukai hasil tembakau (rokok).

Berdasarkan pantauan detikcom, ratusan orang petani tembakau beraksi di depan kantor Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Segerombolan petani tersebut mulai berdatangan di depan kantor Kemenkeu sejak pukul 8.30 WIB.

"Ada sekitar 500 orang yang datang," ungkap seorang polisi yang berjaga di sekitar lokasi kepada detikcom, Senin (28/11/2022).

Akibat adanya unjuk rasa ini, sebagian jalan tertutup. Namun, arus lalu lintas sekitar Kantor Kementerian Keuangan masih lancar.

Perwakilan dari APTI yang berdiri di atas mobil komando sembari melakukan orasi.

"Kita masih percaya bahwa kebijakan ini masih dapat berubah. Salam satu komando!" ucap sang orator.

Sebelumnya pemerintah memutuskan menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) untuk rokok sebesar 10% pada 2023 dan 2024. Keputusan itu resmi diumumkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati usai mengikuti rapat bersama Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Sri Mulyani mengatakan kenaikan tarif CHT pada golongan sigaret kretek mesin (SKM), sigaret putih mesin (SPM), dan sigaret kretek tangan (SKT) akan berbeda sesuai dengan golongannya.

"Rata-rata 10%, nanti akan ditunjukkan dengan SKM I dan II yang nanti rata-rata meningkat antara 11,5 hingga 11,75 (persen), SPM I dan SPM II naik di 12% hingga 11%, sedangkan SKP I, II, dan III naik 5%," ujar Sri Mulyani dilansir dari keterangan resmi BPMI Sekretariat Presiden, Kamis (3/11/2022).



Simak Video "Pemerintah Naikkan Cukai Rokok 10% Tahun Depan!"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT