UMP Jawa Timur Naik dari Rp 1,89 Juta Jadi Rp 2,04 Juta

ADVERTISEMENT

UMP Jawa Timur Naik dari Rp 1,89 Juta Jadi Rp 2,04 Juta

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 28 Nov 2022 12:52 WIB
Ilustrasi Uang Rupiah
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Gubernur Jawa Timur melalui Surat Keputusan Nomor 188/860/KPTS/013/2022 menetapkan upah minimum provinsi (UMP) Jawa Timur tahun 2023.

Surat keputusan ini diterbitkan agar bisa melindungi upah pekerja atau buruh agar tidak merosot pada tingkat yang paling rendah sebagai akibat ketidakseimbangan pasar kerja, perlu kebijakan penetapan upah minimum dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi guna mewujudkan keberlangsungan usaha dan peningkatan kesejahteraan prakerja atau buruh.

"UMP Jawa Timur tahun 2023 sebesar Rp 2.040.244,30 (dua juta empat puluh ribu dua ratus empat puluh empat rupiah tiga puluh sen)," tulis surat keputusan tersebut, dikutip Senin (28/11/2022).

Ini artinya, ada kenaikan sebesar 7,8% atau sekitar Rp 148.677 dibandingkan periode 2022 sebesar Rp 1.891.567. Keputusan Gubernur ini mulai berlaku pada 1 Januari 2023.

Surat tersebut juga menyampaikan, pengusaha yang sudah memberikan upah lebih tinggi dari ketetapan upah minimum provinsi dilarang mengurangi atau menurunkan upah.

"Pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari ketetapan upah minimum provinsi," tambahnya.

Jika pengusaha tidak mematuhi ketentuan, maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan, peraturan perundang-undangan. Tahun lalu UMP Jawa Timur ini merupakan salah satu yang terendah sebelum Jawa Tengah sebesar Rp 1,81 juta.



Simak Video "DKI Bakal Umumkan UMP 2023 Senin Pekan Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT