Sri Mulyani Ungkap G20 Hampir Bubar, Berkat RI Tetap Bisa Bersatu

ADVERTISEMENT

Sri Mulyani Ungkap G20 Hampir Bubar, Berkat RI Tetap Bisa Bersatu

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 29 Nov 2022 08:30 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi anggota dewan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan kerangka kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM PPKF) tahun 2022, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (20/05/2021).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa dunia dihadapkan pada masalah yang tidak bisa diselesaikan sendiri. Negara-negara butuh kerja sama untuk menyelesaikan permasalahan global.

"Saat ini dunia dihadapkan pada masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh satu negara sendiri," katanya dalam acara Public Discussion 'G20 and Sustainability Policy in Indonesia' yang diselenggarakan Cipayung Plus, dikutip Selasa (29/11/2022).

Semua permasalahan mulai dari pandemi COVID-19, perubahan iklim, hingga teknologi digital mengharuskan seluruh negara bekerja sama. Meski dalam realisasinya kerja sama antar negara itu sering tidak berjalan mulus.

"Kadang politik, nasionalistik yang sempit menyebabkan kita itu fragmented," ucapnya.

Sri Mulyani mengklaim Presidensi G20 Indonesia berhasil mengatasi hal itu. Kehadiran semua pemimpin negara anggota G20 disebut suatu capaian bagi Indonesia, saat forum tersebut hampir saja bubar karena ada tensi geopolitik.

"Kalau Anda tanyakan bahwa kita tetap bisa membuat summit dan kehadiran mereka semua hadir, itu adalah suatu pencapaian karena dari Februari sebetulnya keinginan G20 pecah itu sangat riil. Jadi kerjaan untuk membuat ini tetap bersatu is one thing. Itu adalah pencapaian Indonesia," jelas Sri Mulyani.

Capaian ini juga dapat ditunjukkan dengan keberhasilan dalam merumuskan sebagian besar permasalahan. Banyak persetujuan mengenai penyelesaian krisis pangan, sustainability financing, digital teknologi, global taxation, hingga financial safety net.

Dengan begitu tema yang diusung Indonesia dalam presidensi G20 yakni recover together, recover stronger disebut tepat dan tidak hanya menjadi sekadar deklarasi tanpa hasil.

"Saya akan mengatakan temanya yang recover together recover stronger, ability to bridge the gap, membuat united, dan kita tidak hanya sekadar deklarasi tapi tadi mengenai masalah climate change, sustainability, kita bicara tentang masalah pandemi, kita mengeluarkan pandemic fund, itu adalah solidaritas," pungkas Sri Mulyani.

Simak juga Video: KTT G20 Hasilkan Proyek Rp 4.800 Triliun, Jokowi: Segera Eksekusi!

[Gambas:Video 20detik]



(aid/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT