Inflasi di Tanjung Selor Sentuh 9,2%, Tertinggi Se-Indonesia

ADVERTISEMENT

Inflasi di Tanjung Selor Sentuh 9,2%, Tertinggi Se-Indonesia

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 01 Des 2022 12:55 WIB
PKL kembali muncul di sepanjang Jalan Tanjung Selor, Jakarta. Meski sebulan lalu telah dirazia, para PKL itu tak jera dan kembali mangkal di tepi jalan.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi periode November 2022 sebesar 5,42% secara year on year (yoy) atau tahunan.

Ini terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,05 pada November 2021 jadi 112,85 pada November 2022.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan JasaBPS, Setianto menjelaskan untuk inflasi tertinggi terjadi di Kalimantan Utara yaitu Tanjung Selor sebesar 9,20%.

Dia menjelaskan inflasi tinggi ini terjadi karena kenaikan harga untuk angkutan udara yang memberikan andil 0,27%. "Kemudian bensin memberikan andil 1,27%, bahan bakar rumah tangga memberikan andil 0,87% dan cabai rawit andilnya 0,37%," kata dia dalam konferensi pers, Kamis (1/12/2022).

Selain itu inflasi tinggi juga terjadi di Jember yaitu 7,76%. Selanjutnya di Kupang 7,3%, lalu di wilayah Sulawesi terjadi inflasi 7,11% dan Bukit Tinggi inflasi 7,01%.

"Untuk Maluku dan Papua terjadi inflasi 6,81%," ujar dia. Sedangkan untuk inflasi terendah terjadi di Ternate yang disebabkan oleh angkutan udara yang memberikan andil inflasi 1,21%, bensin dengan 0,66%, bawang merah dengan andill 0,39% dan bahan bakar rumah tangga 0,21%.

Simak juga Video: Jokowi: IMF Bilang, RI Jadi Titik Terang di Tengah Dunia yang Gelap

[Gambas:Video 20detik]




(kil/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT