Duh! Ada Kabar Sudah 25.700 Pekerja Pabrik Sepatu Kena PHK

ADVERTISEMENT

Duh! Ada Kabar Sudah 25.700 Pekerja Pabrik Sepatu Kena PHK

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 01 Des 2022 15:43 WIB
Ilustrasi PHK
Foto: Ilustrasi PHK (Tim Infografis: Zaki Alfarabi)
Jakarta -

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menekankan fenomena badai pemutusan hubungan kerja (PHK) benar-benar sedang terjadi Indonesia. Pihaknya menerima berbagai pengaduan atau laporan dari berbagai pihak.

Anggota Ombudsman RI Robert Na Endi Jaweng mengatakan yang mengalami PHK masif adalah sektor berorientasi ekspor seperti industri garmen, tekstil dan produk tekstil (TPT), serta alas kaki dan sepatu. Hal itu sudah terjadi sejak awal tahun ini.

"Kita mendapatkan fakta bahwa sudah sejak awal tahun ini proses dan kejadian terkait PHK itu terjadi. Kami kebetulan dalam beberapa waktu terakhir berkomunikasi dengan berbagai pihak," kata Robert dalam konferensi pers virtual, Kamis (1/12/2022).

Berdasarkan hasil komunikasi dengan Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo), Ombudsman menyebut bahwa 25.700 pekerja di sektor tersebut sudah di-PHK. Tak hanya itu, ratusan ribu pekerja lainnya juga terdampak pengurangan jam kerja karena lesunya permintaan ekspor.

"Informasinya ada sekitar 25.700 pekerja yang bekerja di industri (sepatu) yang berorientasi ekspor yang hari ini sudah di-PHK. Kemudian ada ratusan ribu lagi para pekerja domestik yang memang belum dibilang PHK tapi mereka sudah mulai dirumahkan, tidak diperpanjang masa kerja atau kontraknya, atau terkena pengurangan jam kerja," bebernya.

"Yang tadinya mungkin rata-rata 40 jam per minggu, kemudian berkurang sekitar 25% atau 30 jam kerja saja yang akhirnya itu tentu akan berimplikasi pada upah yang mereka terima," tambahnya.

Hal itu sejalan dengan data dari Kementerian Ketenagakerjaan, bahwa sudah 11.626 pekerja yang terkena PHK sepanjang Januari-Oktober 2022 (year to date).

Badai PHK juga terlihat dari karyawan yang ramai-ramai mencairkan dana Jaminan Hari Tua (JHT). Berdasarkan informasi dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), BPJS Ketenagakerjaan telah mencairkan dana JHT kepada 834.037 pekerja sepanjang Januari-Oktober 2022.

"Memang angka JHT ini cukup besar dan tidak selalu berarti yang mencairkan JHT kena PHK, tapi pasti bahwa yang kena PHK umumnya mencari bantalan pada JHT," imbuhnya.

Lihat juga video 'CNN Mulai Pangkas Karyawannya':

[Gambas:Video 20detik]



(aid/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT