Erick Thohir Rombak Direksi Hotel Indonesia Natour, Christine Jadi Dirut

ADVERTISEMENT

Erick Thohir Rombak Direksi Hotel Indonesia Natour, Christine Jadi Dirut

Ilyas Fadilah - detikFinance
Kamis, 01 Des 2022 17:35 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Kamis (18/03/2021). Rapat tersebut membahas pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro.
Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Rengga Sencaya
Jakarta -

Kementerian BUMN yang dipimpin Erick Thohir menetapkan Christine Hutabarat Sebagai Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour. Christine terpilih melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Jumat (23/11).

Dengan jabatan baru Christine sebagai Direktur Utama, dilaksanakan pemberhentian Iswandi Said dan Yayat Hidayat, masing-masing sebagai Direktur Utama dan Direktur SDM PT Hotel Indonesia Natour

Selanjutnya dalam rangka meningkatkan efektivitas pengurusan, dilakukan perubahan nomenklatur jabatan dan pengalihan tugas anggota direksi PT Hotel Indonesia Natour.

Mengutip keterangan tertulis PT Hotel Indonesia Natour, Kamis (1/12/2022), jajaran direksi PT Hotel Indonesia Natour saat ini adalah sebagai berikut:

- Direktur Utama: Christine Hutabarat
- Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM: Indomora Harahap
- Direktur Pengembangan Usaha: Dwianto Eko Winaryo
- Direktur Operasi & Portofolio Bisnis: M Ariadevi Heemaini.

Sebelumnya Christine Hutabarat menjabat sebagai Direktur Strategi Bisnis & Pemasaran. Indomora Harahap sebagai Direktur Keuangan & Manajemen Risiko, dan Dwianto Eko Winaryo sebagai Direktur Pengembangan Aset.

M Ariadevi Hermaini yang berlatar belakang pendidikan magister manajemen dari Prasetya Mulya dan memiliki pengalaman yang luas di bidang supply & chain, merupakan pejabat baru sebagai direktur operasi dan portofolio bisnis.

Di samping terus melaksanakan transformasi menjadi hospitality industry serta bagian dari ekosistem pariwisata Indonesia, PT Hotel Indonesia Natour baru-baru ini ditetapkan sebagai Badan Usaha Pengembang dan Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur.

Kawasan ini akan dikembangkan menjadi "World Class Medical & Wellness Centre" atau pusat kesehatan dan pariwisata baru terpadu berstandar internasional. Fasilitasnya akan dilengkapi rumah sakit internasional, hotel bintang 4 hingga hotel bintang 5.

Selain itu akan ada premium villa/resort hingga 1000 kamar, fasilitas masyarakat lanjut usia, etno medicinal botanic garden, convention centre yang mampu menampung hingga 5000 orang, area komersial, sentra UMKM, restoran, serta berbagai fasilitas lainnya.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT