Gaikindo Khawatirkan Perang Israel-Libanon

Gaikindo Khawatirkan Perang Israel-Libanon

- detikFinance
Rabu, 26 Jul 2006 17:10 WIB
Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengkhawatirkan perang Israel dan Libanon akan berlarut-larut.Pasalnya, perang Israel-Libanon bisa mengancam kenaikan harga minyak dunia dan bisa mengganggu pasar otomotif dunia.Jika harga minyak terus naik akan menurunkan kinerja otomotif dalam negeri. Produsen memilih untuk menurunkan kapasitas produksinya karena khawatir tidak laku.Demikian diungkapkan oleh Ketua Umum Gaikindo, Bambang Trisulo, saat jumpa pers progres report hari kelima acara pameran mobil The 14th Indonesian International Motor Show (IIMS), di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (26/7/2006)."Maunya kita harga minyak stabil dibawah US$ 73 per barel, jadi kita punya rencana kalau semuanya stabil. Harga minyak US$ 73 per barel sudah jadi persoalan, hitungan kedepan jadi lebih banyak yang perlu di-watch," papar Bambang.Gaikindo memperkirakan kondisi pasar pada semester II-2006 akan membaik asalkan perang Isarel-Libanon dan proyek rudal Korea Utara tidak berlarut-larut.Lesunya pasar otomotif nasional pasca kenaikan BBM tahun lalu, membuat Gaikindo hanya menargetkan penjualan mobil 2006 sebesar 330 ribu unit.Namun menurut Bambang, pihaknya optimistis penjualan mobil bisa mencapai 350 ribu unit, karena Bank Indonesia (BI) sudah menurunkan suku bunga SBI dan perbankan ada yang berani menawarkan kredit mobil 0 persen."Apalagi rupiah yang stabil 9.100 juga bagus. Rupiah 10 ribu boleh asal suku bunga turun sehingga daya beli naik," katanya.Untuk bulan Juli dan Agustus, Bambang memperkirakan penjualan mobil sebesar 26-27 ribu unit per bulan.IIMS Hari KelimaSementara Ketua Panitia IIMS 2006, Wiwie Kurnia mengatakan, hingga pukul 10.30 WIB hari ini, jumlah pengunjung IIMS 2006 mencapai 81.035 orang.Angka tersebut lebih tinggi 19 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat 67.890 orang.Sedangkan total penjualan mencapai Rp 323 miliar dari 16 Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM). Penjualan tersebut sudah mencapai 39 persen target transaksi Rp 1,2 triliun.Penjualan mobil terbesar dalam IIMS 2006 adalah Toyota, diikuti Suzuki dan Honda. Sementara ATPM yang absen adalah BMW, Renault dan Volvo. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads