Ramalan Harga Emas: Masih Naik Terus Sampai Akhir Tahun!

ADVERTISEMENT

Ramalan Harga Emas: Masih Naik Terus Sampai Akhir Tahun!

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 02 Des 2022 13:08 WIB
Petugas Pegadaian Kebayoran Baru memperlihatkan emas, Jakarta, Senin (14/2/2022). Harga emas batangan Antam pecahan 1 gram di PT Pegadaian (Persero) pada hari ini, Senin (14/2/2022), dibanderol seharga Rp 991.000 atau tidak berubah dibandingkan sehari sebelumnya.
Emas Antam/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Harga emas diprediksi akan terus mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2022 ini. Ada banyak faktor yang mendorong logam mulia tersebut terus menguat.

Direktur TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi memprediksi harga emas lokal akan terus meningkat hingga akhir tahun ini. Sebelumnya dia memprediksi harga emas bisa tembus Rp 1 juta saja di akhir tahun, sekarang dia mengubah prediksinya menjadi Rp 1.100.000/gram.

"Sebelumnya kan saya prediksi harga emas Rp 1 juta Desember 2022, sekarang sudah Rp 1 juta, nanti akhir tahun bisa tembus Rp 1.100.000. Itu jika rupiahnya melemah ya," katanya kepada detikcom, Jumat (2/12/2022).

Prediksi itu juga didorong dengan pernyataan dari The Fed yang diketahui mengenai rencana kenaikan suku bunga acuan di Desember nanti. Faktor lainnya lagi adalah melemahnya dolar AS, yang membuat investor mengalihkan asetnya ke logam mulia atau emas.

"Penyebab lian yang paling klasik itu tentang suku bunga, kemarin inflasi AS itu 7,7%, indikasi bank sentral di bulan Desember akan menaikan suku bunga 50 basis poin dari sebelumnya 75 basis poin. Ada harapan ekonomi AS kemungkinan akan membaik, sisi lain kemungkinan besar inflasi eropa akan turun di bawah 10%," lanjutnya.

"Itu membuat investor melakukan pembelian logam mulia," lanjutnya.

Sementara Analis Komoditas, Ariston Tjendra memprediksi tidak terlalu tinggi kenaikan dari harga emas lokal. Ia hanya memperkirakan kenaikannya mencapai Rp 1.030.000/gram saja.

"Kalau sekarang Rp 1.004.000/gram, kemungkinan naiknya nggak jauh ya, Rp 1.030.000," jelasnya.

Namun balik lagi, menurutnya harga emas ini masih banyak kemungkinan bisa naik ataupun turun. Tetapi dia meyakini kecenderungannya akan mengalami kenaikan.

"Karena ke depan potensi-potensinya ada, dari masalah ekonomi yang membuat harga emas naik. Emas ini kan dianggap menjadi aset yang aman saat situasi masalah perekonomian global, investor akan mengalihkan asetnya dari saham atau aset berisiko lainnya ke emas," ujarnya.

"Jadi ke depan, masalah resesi, masalah krisis, utang juga ya gegara pandemi kemarin, ekonomi akan melambat, perang ukraina masih berlangsung, dan potensi konflik lainnya, akan mendorong harga emas," pungkasnya.

Sementara saat ini, harga emas keluaran Logam Mulia Antam 24 karat, mengalami kenaikan harga bila dibandingkan dengan kemarin. Harga emas hari ini naik Rp 13.000 dan berada di level Rp 1.004.000 per gram.

(ada/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT