RI Jadi Jagoan Ekspor Ikan Koi hingga Cupang ke Jepang-AS

ADVERTISEMENT

RI Jadi Jagoan Ekspor Ikan Koi hingga Cupang ke Jepang-AS

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Sabtu, 03 Des 2022 12:15 WIB
Pandemi membuat masyarakat mencoba kegiatan baru atau melanjutkan hobi yang diminati. Berburu ikan hias pun jadi kegiatan yang cukup digemari di kala pandemi.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Nilai ekspor ikan hias menunjukkan peningkatan dari waktu ke waktu. Bagaimana datanya?

Berdasarkan data olahan Indonesia Eximbank Institute (IEB Institute) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank, nilai ekspor ikan hias (Harmonized System Code/HS Code 030111) dunia di pasar global pada 2021 mencapai US$ 286,61 juta atau Rp 4,4 triliun (kurs Rp 15.700), naik 14,11% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Divisi IEB Institute, Rini Satriani mengatakan berdasarkan data olahan selama lima tahun terakhir (2017-2021) rata-rata nilai ekspor ikan hias dunia mengalami peningkatan.

"Ekspor ikan hias dunia rata-rata naik sebesar 2,03% per tahun dengan lima negara pengekspor yaitu Jepang, Singapura, Indonesia, Republik Ceko, dan Thailand," jelas Rini dalam keterangannya dikutip Sabtu (3/12/2022).

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), klasifikasi jenis ikan hias Indonesia yang diekspor mencakup lima kode HS utama yaitu ikan hidup air tawar koi (HS-03011191 cyprinus carpio), ikan hidup air tawar mas koki (HS-03011192 carassius auratus), ikan hidup air tawar cupang aduan (HS-03011193 beta splendens), ikan hidup air tawar arwana (HS-03011195 scleropages formosus), dan ikan hidup air tawar lain-lain (HS-03011199).

Pada 2021, ekspor Indonesia untuk lima jenis ikan hias tersebut mencapai US$ 26,36 juta atau Rp 413 miliar, naik 11,17% secara tahunan dibandingkan 2020 yang mencapai US$ 23,72 juta atau Rp 372 miliar dengan lima negara tujuan utama ekspor ikan hias Indonesia yaitu Jepang (14,83%), Hong Kong (13,03%), Vietnam (9,01%), Amerika Serikat (AS) (8,88%), dan Singapura (5,92%).

Capaian nilai ekspor ikan hias Indonesia pada 2022 hingga periode September sebesar US$ 20,37 juta atau Rp 319 miliar, naik 3,38% dibandingkan periode yang sama pada 2021 yaitu US$ 19,71 juta atau Rp 309 miliar. Kenaikan ekspor ikan hias Indonesia selama periode Januari-September 2022 tidak terlepas dari naiknya permintaan beberapa negara tujuan yaitu Taiwan naik US$ 1,46 juta dan China naik US$ 1,22 juta.

"Kalau kita mengacu pada ITC Export Potential Map, Indonesia masih dapat memanfaatkan potensi sebesar US$ 37 juta untuk produk ikan hias. Potensi tersebut tersebar dalam pasar-pasar seperti Amerika Serikat (US$ 7,6 juta), Singapura (US$ 6,6 juta), Tiongkok (US$ 4,4 juta), Malaysia (US$ 2,4 juta), dan Jerman (US$ 2 juta). Jadi dapat diartikan kalau ikan hias ini memiliki potensi besar yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk melakukan ekspor karena pasarnya masih terbuka lebar," tutur Rini

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT