Overbooked Sampai Seret Penumpangnya Keluar, Siapa Pemilik AirAsia?

ADVERTISEMENT

Overbooked Sampai Seret Penumpangnya Keluar, Siapa Pemilik AirAsia?

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 03 Des 2022 12:30 WIB
AirAsia buka kembali rute penerbangan Internasional Kuala Lumpur, Malaysia dari Banda Aceh, Padang, dan Pekanbaru. Pembukaan dimulai dari 1 Oktober 2022.
Maskapai Penerbangan AirAsia/Foto: AFP via Getty Images/CHAIDEER MAHYUDDIN
Jakarta -

Maskapai penerbangan AirAsia sedang jadi sorotan. AirAsia disorot karena video viral di Facebook ada penerbangan AirAsia yang overbooked hingga membuat penumpangnya diusir keluar dari pesawat. Video itu ditunjukkan oleh Susan Yong. Dia menceritakan pengalaman tidak menyenangkan saat terbang dari Kuala Lumpur menuju Chiang Mai, Thailand.

Penasaran, siapa pemilik AirAsia? Dia adalah Anthony Francis Fernandes atau lebih dikenal sebagai Tony Fernandes. Pria dengan nama lengkap Tan Sri Dr. Anthony Francis Fernandes ini lahir di Kuala Lumpur, Malaysia, 30 April 1964.

Dalam catatan detikcom, Tony adalah pendiri Tune Air Sdn. Bhd. yang memperkenalkan konsep penerbangan murah pertama lewat AirAsia. Fernandes berhasil mengubah AirAsia dari perusahaan penerbangan milik negara Malaysia yang kolaps menjadi maskapai swasta yang sukses.

Tony juga yang pernah mendorong PM Malaysia Dr. Mahathir Mohamad pada tahun 2003 untuk meloloskan open skies agreement, yaitu perjanjian pasar terbuka untuk operasi perusahaan penerbangan, dengan Thailand, Indonesia, dan Singapura.

Pada 2007 silam, pria lulusan The Alice Smith School, Epsom College, dan London School of Economics itu merintis jaringan perhotelan Tune Hotels dengan konsep no-frills (eliminasi layanan sampingan untuk memotong beban operasional dan tarif) seperti AirAsia. Sampai saat ini Tune Hotels sudah beroperasi di Inggris, Australia dan Timur Tengah.

Sepanjang karirnya Tony pernah pegang jabatan penting seperti Team principal Lotus Racing, Auditor Virgin Airlines, Direktur Manajer Warner Music (Malaysia) Sdn Bhd, Wakil presiden Warner Music Group Asia Tenggara, dan Group Chief Executive Officer/Direktur dari AirAsia Berhad.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT