Holding RS BUMN Targetkan Proyek Bali International Hospital Rampung Akhir 2023

ADVERTISEMENT

Holding RS BUMN Targetkan Proyek Bali International Hospital Rampung Akhir 2023

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 03 Des 2022 17:39 WIB
Holding RS BUMN
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (IHC) menargetkan Bali International Hospital (BIH) yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur, Bali rampung dibangun akhir tahun 2023. Menggandeng PT PP (Persero) Tbk sebagai kontraktor, rumah sakit dengan standar layanan kesehatan berkelas dunia ini akan mulai melayani masyarakat pada awal tahun 2024.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Pertamedika IHC Budi Raharjo Legowo menyampaikan BIH akan hadir sebagai layanan kesehatan berkelas dunia di Indonesia. BIH nantinya akan menyediakan pelayanan berstandar internasional dengan sejumlah layanan unggulan yang berkualitas tinggi yang didukung peralatan kedokteran canggih termutakhir dan konsep perawatan yang holistik.

"Kami terus melakukan percepatan agar penyelesaian pembangunan BIH dapat terealisasi di tahun depan. Koordinasi dengan Mayo Clinic sebagai consulting design juga terus kami lakukan sebagai upaya menyiapkan BIH sesuai dengan standar pelayanan kesehatan internasional," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Operasi IHC drg. Mira Dyah Wahyuni, MARS mengungkapkan, pembangunan BIH tak lepas dari peran PT Pertamina (Persero) sebagai induk perusahaan IHC yang sejak awal memberikan dukungan mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan.

Komitmen PT Pertamina (Persero) tersebut diwujudkan melalui Management Walkthrough (MWT) yang dilakukan Direktorat Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha (SPPU) Pertamina ke Bali pada Jumat (2/12). Pada kesempatan tersebut, Direksi IHC berdiskusi sekaligus menyampaikan laporan progress investasi BIH.

"Sebagai Pemegang Saham Mayoritas, Pertamina berharap BIH bisa menjadi pusat layanan kesehatan terutama untuk pengobatan yang perlu penanganan serius. Sehingga, proyek ini tidak hanya bertujuan pengembangan usaha perusahaan, namun memiliki manfaat lebih luas untuk bangsa dan masyarakat Indonesia," jelas SVP Upstream & Portfolio SPPU Pertamina Edy Karyanto.

BIH akan memiliki beragam layanan unggulan yang dilengkapi teknologi canggih mulai dari Cardiology, Oncology, Neurology, Gastroenterohepatology, Orthopedic, dan layanan lainnya seperti Obstetric Gynecology dan Medical Check Up, yang didukung sumber daya manusia kompeten di bidangnya.

"Dengan mengusung konsep fasilitas yang terintegrasi di KEK Kesehatan, BIH akan berkolaborasi dengan sektor perhotelan dan pariwisata menghadirkan medical tourism untuk menjadi destinasi baru wisata kesehatan dunia," ujar drg. Mira Dyah.

Pertamedika IHC merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang layanan kesehatan. Perusahaan juga merupakan induk usaha rumah sakit BUMN yang mengelola 36 Rumah Sakit dan berafiliasi dengan 39 rumah sakit, serta 172 klinik kesehatan di seluruh Indonesia.

(ada/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT