Jurus Pemerintah Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Daerah

ADVERTISEMENT

Jurus Pemerintah Dorong Pembangunan Berkelanjutan di Daerah

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Minggu, 04 Des 2022 09:32 WIB
Pemerintah berencana menghimpun anak-anak Indonesia ke dalam satu wadah. Wadah itu bernama Manajemen Talenta Nasional (MTN).
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas telah meluncurkan Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan (IDSDB). Adanya indeks ini diharapkan menjadi salah satu referensi dalam pelaksanaan pembangunan berkelanjutan di daerah, khususnya di tingkat kabupaten.

Pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) di daerah dinilai semakin penting. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan antara pilar lingkungan lestari, ekonomi berkelanjutan, inklusi sosial, melalui tata kelola berkelanjutan.

"Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan bahwa target pembangunan berkelanjutan tetap harus dicapai meskipun terdampak pandemi. Untuk itu aksi nyata dan kerja sama para pihak sangat penting untuk akselerasi pencapaian SDGs," ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dalam keterangan tertulis, Minggu (4/12/2022).

Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Herman Suparman mengatakan, IDSDB diusung dengan kolaborasi berbagai pihak oleh mitra pembangunan dengan komite pengarah yang terdiri atas unsur pemerintah nasional, asosiasi pemerintah daerah, akademisi dan lembaga riset.

"Hasil indeks ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan metode pengukuran dan kerangka kebijakan daya saing daerah, berkontribusi terhadap perbaikan kebijakan perencanaan daerah dan memberi inspirasi dalam rangka meningkatkan daya saing, menjadi sumber informasi dan referensi bagi pelaku usaha, serta memperkaya materi kerja dalam advokasi perbaikan tata kelola ekonomi daerah secara berkelanjutan," jelas Herman.

Tim IDSDB telah mengumpulkan data selama hampir setahun terkait indikator lingkungan, ekonomi, sosial, dan tata kelola, dari kabupaten yang ada di Indonesia. Dari seluruh data indikator yang terkumpul kemudian disusun pemeringkatan daya saing berkelanjutan daerah.

Dalam pengumpulan data dari kabupaten, selain bekerja sama dengan instansi pemerintah terkait tim juga bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) untuk melakukan sosialisasi.

Direktur Eksekutif APKASI Sarman Simanjorang mengharapkan melalui Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan, pemerintah kabupaten dapat mengukur tingkat daya saingnya, membuka ruang kolaborasi untuk berbagi inovasi, dan mendapat peluang insentif publik maupun non publik, termasuk dalam bentuk peningkatan kapasitas.

(acd/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT