Kiprah Lord Rangga di Sektor Ekonomi, Pernah Punya Jabatan Bergengsi

ADVERTISEMENT

Kiprah Lord Rangga di Sektor Ekonomi, Pernah Punya Jabatan Bergengsi

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 07 Des 2022 11:55 WIB
Jakarta -

Petinggi Sunda Empire Raden Rangga Sasana atau yang akrab dikenal Lord Rangga meninggal dunia. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pagi ini. Rangga meninggal di RS Mutiara Bunda Tanjung, Brebes pukul 05.30 WIB.

"Betul (meninggal dunia). Tadi pagi saya sudah konfirmasi ke anaknya Umar Sasana," ujar pengacara Rangga Sunda Empire, Erwin kepada detikcom, Rabu (12/7/2022).

Dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (7/12/20220), sosok petinggi kelompok Sunda Empire itu pernah menjadi perbincangan publik usai video lamanya kembali viral di media sosial. Saat itu, beredar video wawancara di mana Lord Rangga duduk bersebelahan dengan Menteri Pertanian era Pemerintahan SBY di tahun 2009-2014, Suswono.

Selain itu, Rangga juga kedapatan menjadi panelis bersamaan dengan Utusan Khusus Presiden RI untuk Penanggulangan Kemiskinan, HS Dillon.

Video itu diketahui diambil jauh sebelum kelompok Sunda Empire muncul ke hadapan publik pada awal Januari 2020 silam. Sosok Rangga dalam wawancara itu juga diperkenalkan sebagai Ketua Umum Dewan Bawang Merah RI, bukan petinggi Sunda Empire dengan julukan Lord Rangga.

Pada kesempatan tersebut, Rangga memberikan pandangannya mengenai potensi komoditas bawang merah di kancah internasional. Sebab, ia menilai tanaman bawang merah mempunyai potensi dan pasar yang besar di luar negeri. Cuma, ia menilai pemerintah masih belum memberikan perhatian penuh kepada petani-petani bawang yang ada di pelbagai daerah.

"Hortikultura juga bisa menjadi kekuatan dunia. Saat ini bawang merah menjadi satu kekuatan yang hampir 70 persen memenuhi kebutuhan dunia adalah Indonesia," ujarnya dilansir dari akun Youtube Soegang Sarjadi yang kemudian dikutip ulang CNN Indonesia pada Selasa (12/4) lalu.

Rangga mengatakan, dengan tingkat kebutuhan yang tinggi itu, maka pemenuhan komoditas bawang di pasar lokal maupun dunia maka akan semakin meningkat nama Indonesia di luar negeri.

Kala itu, Rangga meyakini bahwasanya Dewan Bawang Merah RI dapat mencapai swasembada bawang merah pada 2015. Hal itu, kata dia, dapat terwujud salah satunya apabila Presiden SBY turut memberikan atensi untuk pengembangan tanaman hortikultura.

"Negara harus turun tangan. Mungkin tidak hanya Pak Menteri yang turun tangan, Presiden juga harus turun tangan," katanya.

Lebih jauh, Lord Rangga memandang, Indonesia juga bisa menjadi negara super power pada 2045 mendatang apabila pemerintahnya fokus untuk mengembangkan sektor pertanian. "Untuk menuju Negara Adikuasa 2045, itu bisa kalau pemerintah serius berkomitmen kembali pada pertanian," jelasnya.

(fdl/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT