Penjualan Semen 2006 Cenderung Flat
Jumat, 28 Jul 2006 13:16 WIB
Jakarta - Produsen semen memperkirakan penjualan semen tahun 2006 akan flat atau sama seperti tahun sebelumnya.Penjualan semen pada semester I-2006 yang turun sampai 4 persen akan dikompensasi pada semester II-2006 yang diperkirakan akan tumbuh 4 persen."Semester lalu turun 4 persen dengan adanya pertumbuhan 4 persen pada semester II tahun ini jadi pertumbuhan akan flat," kata Dirut PT Semen Gresik Tbk (SMGR), Dwi Sutjipto, usai rapat pembatalan RUPSLB Semen Gresik, di Hotel Shangri-la, Jakarta, Jumat (28/7/2006).Sementara untuk tahun 2007, diperkirakan semen nasional akan tumbuh 6 persen yang melanjutkan pertumbuhan dari semester II-2006.Menurut Dwi, pertumbuhan permintaan semen di semester II terkait dengan pembangunan proyek infrastruktur yang telah berjalan, seperti pembangunan jalan tol dan proyek pemerintah."Kemarin saya bertemu dengan orang Wijaya Karya (perusahaan konstruksi BUMN) yang mengatakan proyek jalan tol Surabaya-Mojokerto sudah mulai jalan. Begitu pula dengan jalan tol yang lain. Proyek pemerintah di semester II juga mulai jalan serta adanya kebutuhan recovery infrastruktur yang terkena bencana alam," papar Dwi.Selain kondisi diatas, lanjut Dwi, suku bunga yang cenderung turun akan membantu kenaikan industri properti yang berimbas pada permintaan semen.Dwi memperkirakan, khusus untuk kinerja Semen Gresik semester II akan sama dengan semester I. Perusahaan juga tidak berencana menaikkan harga semen."Tidak ada alasan menaikkan harga, karena BBM dan listrik juga tidak naik," tandas Dwi.
(ir/)











































