Pertamina Uji Coba SPBU Bioethanol di Malang
Jumat, 28 Jul 2006 14:03 WIB
Jakarta - Pertamina akan membuka satu unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) bioethanol di Malang dalam waktu dekat.Pertamina baru bisa merekut satu produsen bioethanol di Malang yang bersedia memenuhi spesifikasi bioethanol.Nantinya bioethanol akan dijual dengan harga yang sama dengan BBM bersubsidi. Komposisinya adalah premium 95 persen dan bahan ethanol 5 persen."Kita akan lihat dulu penerimaan dari masyarakat, karena itu kita ingin sosialisasikan dulu seperti biodiesel yang ternyata diterima oleh masyarakat. Sekarang tinggal polanya," kata Dirut Pertamina Ari Soemarno di Gedung Pertamina, Jalan Perwira, Jakarta, Jumat (28/7/2006).Sebelumnya Pertamina telah berhasil menjual biosolar atau biodiesel di beberapa SPBU di Jakarta. Proyek penjualan biosolar dengan bahan jarak ini juga akan dikembangkan di Surabaya.Saat ini di Indonesia ada 10 buah pabrik ethanol dengan kapasitas produksi 190 juta liter per tahun dengan menggunakan bahan baku tetes tebu (molase) 750 ribu ton. Sedangkan produksi tetes di Indonesia mencapai 1,2 juta ton per tahun yang sebagian besar diekspor.Menteri Perindustrian Fahmi Idris juga telah meminta Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu untuk menghentikan ekspor molase demi memenuhi kebutuhan dalam negeri.Fahmi juga pernah mengatakan, produsen ethanol yang siap memproduksi bioethanol di Malang adalah PT Malindo Malang.PT Malindo Malang memiliki kapasitas produksi 50 ribu kiloliter per tahun ethanol dengan kebutuhan bahan baku 200 ribu kiloliter per tahun.
(ir/)











































