Asal Usul Royal Ambarrukmo, Lokasi Pernikahan Kaesang dan Erina Gudono

ADVERTISEMENT

Terpopuler Sepekan

Asal Usul Royal Ambarrukmo, Lokasi Pernikahan Kaesang dan Erina Gudono

Ilyas Fadilah - detikFinance
Sabtu, 10 Des 2022 12:45 WIB
Kondisi terkini di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo jelang pernikahan Kaesang dan Erina, Jumat (9/12/2022).
Foto: Pradito Rida Pertana/detikJateng
Jakarta -

Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep segera melangsungkan pernikahan dengan Sofia Gudono. Hajatan tersebut akan berlangsung di Pendopo Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. Pernikahan akan berlangsung pada hari ini, Sabtu, 12 Desember 2022 pukul 13.00 WIB.

Diketahui bahwa Royal Ambarrukmo pertama kali didirikan oleh Keraton Yogyakarta. Hingga saat ini Royal Ambarrukmo tempat pernikahan Kaesang dan Erina akan digelar masih berdiri di tanah milik Keraton.

Karenanya hingga saat ini Kraton Yogyakarta masih berperan sebagai pemilik properti Royal Ambarrukmo. Sedangkan Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta berperan sebagai pengawas pengoperasian Royal Ambarukmo karena bangunan ini termasuk dalam kategori bangunan cagar budaya.

Melansir dari situs ambarrukmo.com, dikatakan bahwa Ambarrukmo telah menjadi bagian penting dari sejarah besar Yogyakarta. Adapun sejarah Ambarrukmo berawal dari Taman Kerajaan pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono V.

Kemudian Ambarrukmo beralih fungsi menjadi pintu gerbang penyambutan tamu penting Keraton pada abad ke-18, yang kemudian disempurnakan menjadi Pesanggrahan Sultan Hamengku Buwono VII. Hingga saat ini Ambarukmo telah menjadi kawasan yang terintegrasi dengan Hotel Bintang Lima, Hotel Bintang Empat, dan Pusat Perbelanjaan Modern di Yogyakarta.

Secara khusus, terdapat 7 area di dalam kompleks Royal Ambarrukmo atau Kedhaton Ambarrukmo. Adapun ke-7 area tersebut yaitu Pendopo Agung, Ndalem Ageng, Bale Kambang, Gandhok, Pacaosan, dan Alun-alun.

Pihak Keraton kemudian menunjuk PT Putera Mataram Mitra Sejahtera yang merupakan perusahaan properti untuk mengembangkan dan mengelola komplek Ambarukmo yang seluas sekitar 6 hektar dengan skema BOT (Build Operating Transfer) selama 30 tahun, termasuk Royal Ambarrukmo.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT