Daerah 'Penting' Diberi Penangan Khusus Flu Burung
Selasa, 01 Agu 2006 16:08 WIB
Jakarta - Flu burung telah menyebar ke 27 provinsi di Indonesia. Walaupun endemi di beberapa provinsi tidak terjadi korban jiwa, namun pemerintah tetap melakukan penanganan khusus terhadap daerah-daerah yang dianggap penting bagi perekonomian Indonesia, seperti Bali, Riau dan Sulawesi Selatan."Kita sedang cermati daerah khusus endemi tapi belum ada korban, yaitu Bali, Riau dan Sulsel. Itu kita jaga betul karena itu daerah wisata dan daerah investasi," kata Deputi Menko Perekonomian bidang pertanian dan kelautan, Bayu Krisnamurti, di Depkeu, Selasa(1/8/2006).Bayu sendiri memang tidak menjelaskan secara rinci penanganan khusus seperti apa terhadap wilayah-wilayah tersebut. Namun ia menyatakan bahwa pemerintah menilai masalah flu burung adalah suatu yang harus ditangani secara serius."Kita siapkan dana, penanganan tanggap cepat baik pada hewan maupun manusia, membangun kemampuan rumah sakit dalam menangani flu burung," jelas Bayu.Untuk anggaran, Bayu mengungkapkan bahwa selama 3 tahun ke depan, pemerintah Indonesia membutuhkan sekitar US$ 900 juta untuk penanggulangan flu burung. Dari total tersebut, pemerintah Indonesia menganggarkan sebesar US$ 150-160 juta yang dimasukkan dalam APBN.Dilanjutkan Bayu, bahwa untuk pencegahan terhadap flu burung, tentunya harus diawali dari diri sendiri, dimana masyarakat harus tetap meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan flu burung itu sendiri."Intinya cuma satu, hidup bersih, kalau ada hewan yang mati jangan dipegang, cuci tangan sebelum makan," tukas Bayu.
(qom/)











































